Managing Director Tazkiyah Tour, Adnan Syahruddin, memaparkan layanan haji khusus didampingi Presiden Direktur, Ahmad Yani Fachruddin (tengah) /foto: Adri

KAREBANUSA.COM, Makassar – PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) kembali memberangkatkan jamaah haji khusus. Tahun ini, yang merupakan angkatan ke-19, Tazkiyah Tour memberangkatkan 126 jamaah dari Indonesia.

Tahun ini, Tazkiyah Tour mengusung tagline “Haji Sehat dan Mabrur”.

Jamaah ini akan berangkat tanggal 22 Juli mendatang dan akan berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji selama 28 hari. Mereka kembali ke Tanah Air tanggal 18 Agustus nanti.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, khusus jamaah dari wilayah Makassar dan Indonesia timur akan menginap di Hotel Dalton, tanggal 21 Juli nanti. Di Dalton, jamaah nantinya akan melakukan manasik haji dan juga pengajian. 

"Segala persiapan dan kelengkapan sudah siap 100 persen. Termasuk hal-hal paling krusial seperti visa haji dan dokumen kesehatan," kata Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, saat rilis produk yang dilakukan di Cafe IDI Kanrejawa, Jalan Topaz Raya, Panakkukang, Makassar, Rabu (17/7/2019).

Ahmad Yani menambahkan menjalankan ibadah haji menjadi istimewa karena semua umat muslim diwajibkan naik haji bagi yang mampu.

Kuota tiap negara dibatasi karena hanya sekali setahun, tempatnya terbatas untuk menampung jamaah dari seluruh Indonesia. Di Indonesia, daftar tunggu lama, bisa mencapai 30 tahun.

Tazkiyah Tour merupakan salah satu Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah mendapat ijin dari Kementerian Agama RI. Travel ini terbentuk di Arab Saudi pada Maret 2001 lalu dan 2002 langsung melakukan pemberangkatan pertama.

Tazkiyah Tour, agen perjalanan khusus, sudah dua tahun ini memperoleh sertifikat ISO 9001:2015.

Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, rilis produk sudah menjadi tradisi. Baik untuk pemberangkatan haji khusus seperti yang digelar ini, maupun umrah yang bisa berkali-kali dihelat dalam setahun.

“Ini juga merupakan standar ISO. Produk kita rilis terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada jamaah,” ucap Ahmad Yani.

Para jemaah haji pun akan menerima detail layanan yang akan jamaah dapatkan sebelum, selama menjalani Ibadah Haji, dan setelah pulang ke Tanah Air. Mulai dari nama hotel, pesawat, bus, makanan, hingga hal-hal semisal waktu makan, ibadah, tur, dan lainnya.

Disebutkan, dalam akad (perjanjian) antara Tazkiyah Tour dengan jemaah juga disebutkan semua fasilitas. Seperti perlengkapan perjalanan, pelayanan kesehatan, manasik haji khusus, tour leader, asuransi perjalanan, asuransi jiwa, serta fasilitas tambahan lainnya.  

“Pokoknya semua hal sudah tersusun rapi. Insyaallah Jamaah kita akan aman dan nyaman,” tambah Adnan Syahruddin, Managing Director Tazkiyah Tour.

Adnan memaparkan bahwa Tazkiyah  Tour mengutamakan pelayanan prima kepada jamaah. Salah sat standarnya adalah kepastian keberangkatan. Hal ini terikat dalam akad (perjanjian) jual beli.

"Haji khusus, kita pun memberikan pelayanan khusus, memberikan fasilitas bintang 5. Kami siapkan bus yang bekerja sama dengan bus di Tanah Suci) maupun hotel bintang lima (Pullman Grand  Zamzam di Mekkah  dan Hotel Nuzul Royal Inn di Medinah)," ucapnya.

"Di Padang Arafah, nanti menempati tenda terbaik karena kita kerja sama dengan Matam 116 (Matam VVIP) juga di Mina, jamaah mendapat tenda yang paling dekat dengan tempat pelemparan Jumrah," ulasnya.

Adnan menggarisbawahi soal asuransi. Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour terlindungi oleh dua jenis asuransi. Masing-masing asuransi perjalanan dari Chubb Syariah yang antara lain berisi perlindungan kecelakaan diri hingga Rp 100 juta hingga biaya mendatangkan anggota keluarga jika jemaah sakit dan dirawat di Saudi.

Ada juga asuransi jiwa dari Mandiri InHealth. Jemaah yang wafat dengan sebab apapun (sakit, kecelakaan) bakal mendapat pertanggungan sebesar Rp 50 juta.

Istimewanya, kedua jenis asuransi tersebut berlaku hingga 25 Agustus 2019 pukul 16.00 Wita, atau sepekan setelah jadwal jamaah tiba di tanah air. Total ada tiga jenis asuransi untuk jamaah, sebab ada juga dari Kementerian Agama RI.

Untuk bisa menunaikan ibadah haji plus dengan fasilitas terbaik dari Tazkiyah Tour, biayanya sebesar Rp 150 juta. Calon jamaah diminta menyetor uang muka sebesar Rp 64 juta. Sisanya dilunasi lima bulan sebelum berangkat. Daftar tunggu di Tazkiyah Tour ini tidak lebih dari 5 tahun.


Tags: Haji Khusus Tazkiyah Tour

Baca juga