KAREBANUSA.COM, Makassar - PT Arofahmina meramaikan pasar perusahaan penyelenggara umroh dan haji plus di Makassar. PPU yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur, itu membuka kantor cabang di Makassar, tepatnya di Ruko Zamrud, Jalan Topaz Raya, Panakukang, Makassar.

Grand opening Arofahmina ini ditandai dengan pengajian "Rindu Rasul". Hadir memberikan ceramah adalah Ust Dr an Faqih Syarif Hasyim H MSi dengan tema "Merajut Rindu hingga ke Baitullah" di Hotel Mercure Nexa Pettarani, Minggu (8/12/2019) pagi.

Pendiri PT Arofahmina, Arwin Muhammad, Makassar adalah kota ketujuh pembukaan kantor cabang Arofahmina.Ia optimis mampu menarik minat masyarakat Sulsel, khsususnya Makassar. Ia mengklaim, Arofahmina memberikan pelayanan prima kepada jamaahnya, sehingga puas melaksanakan umroh.

"Sejak 2008, kami memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah dan mereka puas. Jamaah setia kembali menggunakan Arofahmina jika ingin Umroh," katanya.

Pelayanan prima yang dimaksud seperti kepastian keberangkatan, karena jamaah sendiri yang menentukan tanggal keberangkatan baru melunasi biayanya.

"Kami juga tidak membiarkan jamaah menyentuh kopernya hingga tiba di Tanah Suci. Jamaah juga tidak dibiarkan duduk di lantai saat di bandara. Kami selalu siapkan lounge, apapun paket yang diambilnya," kata Arwin.

Makassar adalah kota ketujuh kantor cabang Arofahmina dan pertama di luar Jawa. Setelah sukses di Surabaya, Arofahmina membuka cabang di Malang, Bekasi, Kediri, serta Madiun.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelewengan Haji dan Umroh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono, mengatakan bahwa saat ini total total ada 107 PPU di Sulsel yang terdiri dari 50 PPU asli Sulsel dan 57 PPU buka kantor cabang di Makassar, termasuk Arofahmina.

"Dari jumlah itu, ada 40 yang mendapat ijin juga sebagai penyelenggaraan haji khusus," kata Kaswad.

Kaswad mengapresiasi kehadiran Arofahmina di Makassar untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin melaksanakan Umroh. Menurutnya, minat masyarakat Sulsel, khususnya Makassar, untuk Umroh sangat tinggi. 

Menurutnya, PPU di Sulsel jumlahnya lumayan banyak, ada yang memberangkatkan jamaah 2-4 kali sebulan dengan berbagai macam pola pelayanan.

"Arofahmina hadir dengan pelayanan yang berbeda, yaitu tidak membiarkan jamaah pegang koper atau duduk di emperan, tapi menyiapkan lounge, ini sangat baik," katanya.

Pada kesempatan itu, Kaswad meminta kepada Arofahmina dan PPU lainnya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan jamaah. 

"Cukup kasus Abu Tour jadi catatan, sejarah, dan pelajaran. Jangan memberikan iming-iming dengan harga yang murah, karena kita sudah patok standar yaitu Rp 24 juta," katanya.

 

ArofahMina memiliki paket umroh yaitu umroh 9 hari dengan biaya Rp 24,5 juta, Umroh 12 hari dengan biaya Rp 26,9 juta, dan umroh 10 hari (Rp 28,7 juta) berangkat menggunakan pesawat Saudia.

Selain itu, Arofahmina menawarkan program Tabungan Umroh. Program ini menang Rp 20 ribu per hari dan sudah bisa berangkat setelah 3 tahun menabung. Melalui program ini, Arofahmina bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri.

Saat ini, jamaah Arofahmina di Makassar sudah mencapai 100 orang dan pemberangkatan pertama dari Makassar akan dilaksanakan pada Januari 2020 mendatang. Targetnya, setiap bulan akan memberangkatkan 500 jamaah dari Makassar.


Tags: Arofahmina Umroh

Baca juga