Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

KAREBANUSA.COM, Makassar - Makassar akan mengikuti DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutuskan rantai penyebaran wabah Virus Corona yang baru atau Covid-19. Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, dalam surat keputusan sudah menyetujui PSBB ditetapkan di Makassar.

"Menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Pemerintah Daerah Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan wajib melaksanakan pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksuf diktum kesatu sesuai dengan ketentuan peraturan dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat," demikian isi dalam surat keputusan yang terbit hari ini, Kamis (16/4/2020).

Dalam surat keputusan tersebut disebutkan, PSBB ini dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebarannya. Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, 16 April 2020.

Makassar menjadi salah satu zona merah dan menjadi pusat atau episentrum penyebaran virus di Sulawesi Selatan. Data per 15 April 2020, di Sulsel terdapat 231 orang positif Covid-19 dimana sebanyak 160 di antaranya berada di Makassar.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, meminta kepada Pj Walikota Makasar, Iqbal Suhaeb, untuk segera menerbitkan Perwali.

"Karena  PSBB ini tidak serta merta langsung diberlakukan. Perwali ini perlu dibuat, (tentang) apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Apa penekanannya," ucap Nurdin.

Mantan Bupati Bantaeng ini menambahkan, PSBB ini masih harus disosialisasikan ke masyarakat. Paling tidak butuh waktu sekitar 1 minggu.

"Perlu satu Minggu sosialisasi, baru ditentukan penetapannya kapan kita mulai. Jangan sampai ada yang diisolasi, yang lain tetap berkeliaran," ucap Nurdin.

"Yang kita ingin pastikan ODP sudah ada dalam dikarantina. Baru kita akan mengatur daerah-daerah yang sekarang mulai muncul baru. Yang kedua ekonomi kita jangan sampai mati. Itu yang paling penting," kata Nurdin.


Tags: Covid-19 Makassar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Baca juga