KAREBANUSA.COM, Makassar - Bagi anda yang ingin berkendara tapi membutuhkan ruang (space) yang lebih luas, tidak perlu menunggu lagi karena Maxride telah hadir di Makassar. Dengan lebih dari 200 armada, para Bajaj Maxride siap mengantar anda dari berbagai titik di Kota Makassar. 

Demikian disampaikan Ahmad Hidayat, Head of Ride Hailing Indonesia, di Konferensi Pers Senin (29/1/24) di Numerica Makassar. Ahmad Hidayat juga ditemani oleh Ashish Ray, Board of Representative, Maxride Makassar. 

Maxride merupakan aplikasi kendaraan berbasis Bajaj dari India. Aplikasi ini merupakan kolaborasi dengan produk Bajaj yang sudah diterima di 70 negara. 

Ahmad Hidayat mengatakan Bajaj sangat dibutuhkan, karena terdapat pasar yang menginginkan angkutan yang mampu membawa lebih dari 1 orang, tapi harganya lebih murah dari mobil. 

Di Makassar sendiri Maxride masih dalam tahap pembangunan, sementara izin dari pemerintah sendiri sudah selesai. 

Bajaj sendiri merupakan perusahaan automobil produksi roda tiga yang berawal dari tahun 1945 dengan Raju Bajaj sebagai foundernya. 

"Bajaj kini sudah moderen, dengan suara silent, emisi rendah, asap minim, dan berbagai pembaharuan lainnya," ujar Hidayat. 

Asish juga mengatakan perusahaan Bajaj ingin menciptakan angkutan dengan harga terjangkau yang nyaman dan ramah lingkungan bagi pasar. 

Dengan adanya Bajaj dan Maxride, Hidayat berharap akan ada kendaraan emisi rendah dengan biaya sekitar 5.000 per kepala. Bajaj sendiri hadir di Maxride dengan skema rental untuk Mitra. 

Saat ini sudah ada 38.000 download dalam 3 bulan sejak Oktober lalu, dengan pendapatan Mitra sekitar 300rb - 400rb per hari. Mitra Maxride diambil dari buruh harian, pekerja lepas, supir bentor, dan lainnya. 

"Pendapatan ini lebih dari UMR per bulan, karena itu kami harap juga ada efek ekonomi dari Maxride ini," ujar Hidayat. 

Asish menambahkan, Maxride dan Bajaj memang ingin menciptakan ekosistem dari kendaraan yang bisa digunakan secara efektif, dengan aplikasi Maxride yang menciptakan pasar untuk Bajaj, yang aman dan nyaman serta terjangkau. Tidak hanya untuk profit, tapi juga memberikan manfaat bagi penggunanya. 

Jika para Mitra membutuhkan ada bengkel resmi di Jalan Landak, cukup dengan SIM C seseorang dapat menjadi Mitra. Bahan bakar yang digunakan adalah pertalite, dan Maxride menciptakan sistem pelaporan untuk kualitas pelayanan driver. 

Kota Makassar merupakan kota terbesar ke empat di Indonesia dengan penduduk yang sangat terbuka untuk hal baru. Setiap hari request untuk unit Bajaj bertambah dengan harga rental seminggu sebesar Rp 455.000. Harga rental ini sudah termasuk maintenance dan oli, kecuali untuk kecelakaan belum ditanggung. 

Bukan hanya Makassar, ada request agar Maxride buka di Bone, Bulukumba, Toli-Toli karena besarnya peluang usaha disana. Bajaj juga memiliki pabrik di Citeureup Bogor. 

Sampai pertengahan Agustus diharapkan 50.000 download tercapai. Saat ini sistem pembayaran masih tunai, namun diharapkan bisa cashless kedepannya. Pembayaran komisi oleh Mitra sendiri di angka 10 persen, ini termasuk angka yang humanis dibanding aplikasi lainnya. 

Bagi Mitra yang bergabung diberikan training mengenai aplikasi maupun untuk pelayanan pelanggan. Trayeknya mencapai Makassar, Gowa, Maros, termasuk BTP, Sudiang, dan area lainnya. Hanya saja waktu tunggu 5-10 menit karena armada masih minim.

Armada Bajaj cukup bisa menerjang banjir dan tanjakan. Untuk kedepannya akan dikembangkan face recognition dan sistem alert agar pengendara lebih aman lagi (*).



Tags: Makassar MaxRide

Baca juga