KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera, mengapresiasi penerapan sistem Planning and Control (PnC) yang dijalankan Pelindo di Makassar New Port (MNP). 

Menurutnya, implementasi sistem tersebut mencerminkan keseriusan Pelindo dalam mendorong efisiensi logistik nasional.

Apresiasi itu disampaikan saat Dida Gardera melakukan kunjungan kerja ke Makassar New Port, Kamis (5/12/2025). 

Kehadirannya di MNP disambut langsung oleh Division Head Teknik Pelindo Regional 4, Debby Duakaju, serta Terminal Head TPK New Makassar, Teguh Firdaus.

Dalam kunjungan tersebut, Dida Gardera meninjau langsung ruang Planning and Control yang berada di Lantai 3 Kantor TPK New Makassar. Ruangan ini menjadi pusat kendali perencanaan dan pengendalian operasional terminal peti kemas yang ada di kawasan MNP.

Ia menjelaskan, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda koordinasi pemerintah pusat untuk memantau perkembangan infrastruktur logistik nasional. 

Selain itu, peninjauan ini juga bertujuan melihat secara langsung implementasi transformasi operasional Pelindo sebagai BUMN kepelabuhanan terbesar di Indonesia.

“Apa yang ditunjukkan di MNP hari ini mencerminkan komitmen Pelindo dalam membangun ekosistem pelabuhan yang modern, transparan, dan terukur. Integrasi sistem seperti ini sangat penting untuk mendorong kelancaran arus barang sekaligus memperkuat daya saing industri nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dida menekankan pentingnya dukungan infrastruktur yang andal di Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk memaksimalkan potensi sektor industri dan pariwisata. 

Dengan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki Makassar New Port, ia menilai peluang peningkatan aktivitas perdagangan, arus investasi, dan konektivitas antarwilayah semakin terbuka lebar.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke area dermaga. Di lokasi tersebut, rombongan Kemenko Perekonomian melihat langsung aktivitas operasional terminal, mulai dari pergerakan alat bongkar muat, aktivitas kapal sandar, hingga penerapan prosedur keselamatan kerja di area pelabuhan.

Terminal Head TPK New Makassar, Teguh Firdaus, menjelaskan bahwa Makassar New Port saat ini telah didukung berbagai fasilitas modern untuk menunjang kelancaran arus peti kemas.

“Kami berupaya memastikan setiap siklus operasional berjalan efektif, aman, dan sesuai standar internasional. Penguatan sistem, peralatan, dan SDM terus kami lakukan agar MNP dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” terang Teguh.

Ia menambahkan, kunjungan pemerintah pusat ini menjadi motivasi tambahan bagi Pelindo untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mengoptimalkan seluruh kapasitas terminal yang tersedia.

Sementara itu, Division Head Teknik Pelindo Regional 4, Debby Duakaju, menyambut baik kehadiran Kemenko Perekonomian sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sektor logistik di wilayah timur Indonesia.

“MNP adalah salah satu proyek strategis yang kami bangun untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas pelabuhan dan integrasi layanan logistik,” ucap Debby.

Menurutnya, kunjungan tersebut semakin menguatkan komitmen Pelindo untuk menghadirkan infrastruktur pelabuhan yang andal, berteknologi tinggi, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.

Di akhir kunjungan, Dida Gardera kembali menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah peningkatan layanan yang dilakukan Pelindo di Makassar New Port.

“Kami berharap MNP dapat menjadi simpul logistik yang semakin efisien dan memberikan dampak nyata bagi aktivitas industri, ketenagakerjaan, serta sektor pariwisata di Kawasan Timur Indonesia,” tukasnya.

Kemenko Perekonomian, lanjut Dida, akan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN guna memperkuat jaringan logistik nasional yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global.

(*)


Tags: Makassar New Port (MNP) Pelindo Regional 4 Pengolahan sampah

Baca juga