Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menghadiri TIME100 Summit di New York City, 13 April 2025 - Sumber foto: Craig Barritt/Getty

KAREBANUSA.COM, LONDON – Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan terkejut setelah Istana Buckingham (Kerajaan Inggris) secara terbuka merilis surat yang menegaskan status mereka.

Istana tetap menganggap mereka sebagai anggota keluarga kerajaan, namun tidak menjalankan tugas resmi atau Working Royals.

Surat atas nama Raja Charles III tersebut dikirim kepada pejabat senior pemerintah dan militer sebelum dirilis kepada media pada Senin (7/9/2026).

Seorang sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebut Harry dan Meghan hanya memiliki waktu terbatas untuk meninjau maupun memberikan tanggapan terhadap isi surat sebelum dipublikasikan.

Perwakilan pasangan Sussex disebut menerima salinan surat sekitar satu jam 12 menit sebelum dokumen itu dirilis kepada media.

Keterbatasan waktu itu semakin terasa karena perwakilan mereka tidak dapat menghubungi Harry yang sedang mengikuti rapat hingga sekitar dua menit sebelum surat tersebut dipublikasikan.

Surat tersebut pada dasarnya menegaskan kembali bahwa Harry dan Meghan tidak lagi berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi atau working royals.

Istilah working royals merujuk pada anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi atas nama raja serta mendapatkan dukungan administratif dari lingkungan kerajaan.

Dalam surat itu juga ditegaskan bahwa Harry dan Meghan tetap tidak menggunakan gelar kehormatan kerajaan seperti His Royal Highness dan Her Royal Highness sebagaimana telah berlaku sejak mereka mundur dari tugas kerajaan pada 2020.

"Untuk membantu menghindari keraguan atau kebingungan, Raja telah mengarahkan agar informasi ini dibagikan," kata Lord Chamberlain, dikutip AP News, seperti dilansri dari Kompas.com.

Lord Chamberlain merupakan pejabat paling senior di lingkungan Royal Household dan surat tersebut ditujukan kepada sejumlah pejabat senior pemerintahan dan militer serta para lord lieutenant yang menjadi perwakilan pribadi raja di berbagai wilayah Inggris.

Surat tersebut juga menyebut kegiatan amal yang dilakukan Harry dan Meghan merupakan urusan pribadi yang mereka jalankan dalam kapasitas privat.

"Pertanyaan spesifik apa pun dari organisasi resmi dan negara mengenai tata krama yang seharusnya diberikan kepada Duke dan Duchess, dan khususnya jika diperlukan penggunaan dana publik, harus ditujukan kepada Istana Buckingham," kata Lord Chamberlain dalam surat tersebut.

Kembali ke Inggris Setelah Enam Tahun di AS

Harry dan Meghan mundur dari tugas kerajaan pada 2020 sebelum pindah ke Amerika Utara dan menjalani kehidupan mandiri melalui sejumlah kesepakatan komersial.

Pada saat itu, Ratu Elizabeth II menegaskan bahwa pasangan tersebut tidak dapat menjalankan peran sebagai anggota kerajaan secara paruh waktu sembari mengejar kepentingan komersial.

Ketika Charles III naik takhta pada 2022, posisi tersebut kembali ditegaskan oleh Raja Inggris tersebut.

Harry dan Meghan kemudian kembali ke Inggris pada 26 Agustus 2026 bersama dua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, setelah sekitar enam tahun menjalani kehidupan di California.

Kepulangan tersebut disebut menjadi salah satu alasan Istana Buckingham kembali memperjelas status pasangan Sussex kepada berbagai pihak yang berhubungan dengan kegiatan kerajaan.

Seorang juru bicara Harry dan Meghan, seperti diberitakan Anadolu Agency pada Rabu (9/9/2026), mengatakan pasangan tersebut agak terkejut karena tidak diberi tahu terlebih dahulu mengenai surat yang kemudian dipublikasikan.

Namun, sumber kerajaan menyatakan Harry dan Meghan sebenarnya telah mengetahui isi surat tersebut pada Senin sore sebelum dokumen itu dirilis kepada publik.

Surat tersebut dikirim kepada tim Pangeran Harry, sejumlah departemen pemerintah, pejabat militer, serta para lord lieutenant yang kerap terlibat dalam kunjungan dan kegiatan kerajaan.

Tegaskan Kesepakatan Sandringham

Langkah Istana Buckingham tersebut sekaligus menegaskan kembali ketentuan dalam kesepakatan Sandringham yang dibuat pada 2020 ketika Harry dan Meghan meninggalkan Inggris.

Kesepakatan tersebut menolak konsep "setengah di dalam, setengah di luar" yang memungkinkan pasangan Sussex menjalankan kepentingan komersial pribadi sekaligus tetap menjadi anggota aktif kerajaan.

Meskipun surat terbaru tersebut tidak mengubah status Harry dan Meghan, keputusan untuk menyebarluaskannya menunjukkan adanya keinginan Istana Buckingham untuk mencegah munculnya kebingungan mengenai posisi pasangan tersebut.

Persoalan status itu juga berkaitan dengan isu keamanan karena Harry selama bertahun-tahun memperjuangkan agar perlindungan polisi yang didanai publik untuk dirinya dan keluarganya dikembalikan.

Keputusan mengenai perlindungan keamanan tersebut berada di bawah kewenangan RAVEC atau Royal and VIP Executive Committee.

Dengan surat terbaru itu, Istana Buckingham kembali menegaskan bahwa aktivitas Harry dan Meghan di Inggris dilakukan sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi, bukan sebagai working royals.

(*)



Tags: berita Inggris Istana Buckingham keluarga kerajaan Inggris meghan markle pangeran harry Raja Charles III Royal Family working royals

Baca juga