PT Vale Bangun Fire Shelter Permanen Pertama di Bungku Timur Morowali
KAREBANUASA.COM, MOROWALI – PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari MIND ID, memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keselamatan masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas penanganan keadaan darurat, khususnya terhadap risiko kebakaran di wilayah tersebut.
Kecamatan Bungku Timur dihuni sekitar 15.560 jiwa yang tersebar di 10 desa dan memiliki berbagai fasilitas publik serta aktivitas masyarakat yang terus berkembang.
Namun, hingga kini wilayah tersebut belum memiliki pos pemadam kebakaran permanen.
Layanan tanggap darurat terdekat masih berada di Kecamatan Bungku Tengah dengan estimasi waktu respons sekitar 55 hingga 70 menit.
Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran berpotensi menghadapi tantangan, terutama ketika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat.
Melalui pembangunan Fire Shelter, PT Vale mendukung upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan mitigasi dan penanganan kebakaran kepada masyarakat Bungku Timur.
Komitmen tersebut ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Fire Shelter di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Bungku Timur, para kepala desa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran Fire Shelter diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi risiko kebakaran.
Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung perlindungan masyarakat dan aset publik, memperpendek waktu respons keadaan darurat, serta memperkuat ketahanan wilayah melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
Head of Bahodopi Mine Project Expansion PT Vale Indonesia, Goenawan Kukuh, mengatakan pembangunan Fire Shelter merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat dan penguatan kapasitas daerah di wilayah operasional.
"Keberadaan Fire Shelter ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan mitigasi dan penanganan kebakaran kepada masyarakat Bungku Timur. Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi keadaan darurat," ujarnya.
Menurut Kukuh, dukungan tersebut juga menjadi implementasi komitmen PT Vale dalam menjalankan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkelanjutan.
Program tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan amanat IUPK dan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM).
"Program ini sejalan dengan nilai-nilai CARES yang kami jalankan serta mendukung pilar Sosial dan Budaya dalam RKAB yang telah disetujui, khususnya pada aspek penguatan ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan bencana," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Vale yang dinilai menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem mitigasi kebakaran di tingkat kecamatan.
"Kami sangat mengapresiasi komitmen dan respons cepat PT Vale dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya kebakaran. Ini merupakan inisiatif yang sangat baik dan menjadi langkah awal yang dapat menginspirasi kolaborasi serupa di wilayah lain," ujarnya.
Menurut Iksan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan daerah yang berkelanjutan, khususnya di wilayah yang tengah berkembang.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga iklim investasi yang kondusif agar berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dapat terus diwujudkan.
"Mari kita terus memperkuat kolaborasi bersama. Kita perlu menjaga investasi yang ada agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui inisiatif seperti pembangunan Fire Shelter ini," ucap Iksan.
"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan perusahaan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat demi meningkatkan keselamatan masyarakat serta dapat direplikasi di kecamatan maupun desa lainnya," katanya.
Pembangunan Fire Shelter tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Vale yang berfokus pada aspek keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat lingkar tambang sekaligus mendukung penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai risiko bencana.
Melalui pembangunan fasilitas tersebut, PT Vale berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, responsif, dan tangguh terhadap potensi kebakaran.
(*)
Tags: Fire Shelter Bungku Timur Fire Shelter Morowali IGP Morowali Morowali PT Vale PT Vale Indonesia Tbk
Baca juga
- PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026 untuk Program Pangan dan Kemaritiman
- PT Vale Integrasikan Teknologi dan Praktik Berkelanjutan di Operasi Morowali
- PT Vale Perkuat Transformasi, Inovasi Hijau, dan Pemberdayaan Masyarakat
- PT Vale Perkuat Pemberdayaan Masyarakat di Tiga Provinsi, Berbagi Praktik Baik di MediaMIND 2026
- PT Vale Tanam Mangrove dan Lamun, Perkuat Konservasi Ekosistem Pesisir Luwu Timur
