Usia 12 Tahun, Cheryssa Montolalu Juara U19 dan Bawa MPI Sulsel Rebut Piala Panglima TNI
KAREBANUSA.COM, YOGYAKARTA – Usianya baru 12 tahun, namun Happy Cheryssa Montolalu mampu menunjukkan kemampuan bersaing dengan atlet yang lebih senior pada Kejuaraan Modern Pentathlon Open Piala Panglima TNI 2026 di Yogyakarta.
Atlet binaan Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Sulawesi Selatan tersebut sukses meraih dua medali emas sekaligus pada nomor Laser Run dan Triathle U19 Putri.
Kejuaraan yang berlangsung di kawasan Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, 25–27 September 2026 itu mempertemukan atlet MPI dari berbagai daerah di Indonesia.
Cheryssa bersama atlet MPI Sulsel tampil menghadapi peserta dari Jakarta, Surabaya, Malang, Kediri, Ponorogo, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Bandung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bogor, hingga Yogyakarta.
"Puji syukur kepada Tuhan atas berkat dan penyertaan-Nya sehingga saya dapat meraih Juara 1 di 2 nomor. Terima kasih kepada Bunda, keluarga, Ibu Diza Rasyid Ali, pelatih, pengurus, pihak Sekolah Dian Harapan, dan semua yang selalu mendukung dan mendoakan saya," ucap Chery.
"Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berusaha, dan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan. Tuhan baik!" kata Chery.
Irmawati Syarir selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi MPI Sulsel mengatakan pihaknya merasa sangat bangga atas pencapaian Chery, yang di usia 12 tahun bisa menang di kejuaraan U19.
"Itu juga saya kira berkat latihan yang intensif dan disiplin dan kemauan yang kuat untuk meraih prestasi Kejuaraan Modern Pentathlon Open Piala Panglima TNI 2026 Peserta dari seluruh Indonesia," ujar Irmawati.
Diza Rasyid Ali selaku Ketua Pengprov MPI Sulsel mengatakan pada awalnya Chery diturunkan untuk ikut pertandingan hanya sebagai uji coba, mengingat fisiknya sangat kuat dan larinya bagus. Di usia yang masih sangat muda, ia dianggap menonjol.
"Ibaratnya herdernya lah, supaya kakak-kakaknya ini nggak mau dikalah. Tapi kenyataannya di lapangan, dalam pendaftaran itu dia bisa lolos, karena yang penting tidak lewat 19. Kemudian lolos, dan kita turunkan, dan ternyata berhasil di usianya 12 bermain di U-19," jelas Diza.
Sebelum pertandingan dimulai, para atlet MPI asal Sulsel ini sudah mempersiapkan diri hadir di Yogyakarta empat hari sebelumnya untuk latihan di tempat penyelenggaraan pertandingan
"Kita tinggal kontrak rumah, kemudian sewa mobil. Kemudian kita juga, pokoknya mandiri lah, belum mendapatkan fasilitas bantuan dari pemerintah Sulawesi Selatan maupun organisasi yang mengurus olahraga," lanjut Diza.
Khusus untuk para atlet MPI Sulsel, Diza berharap agar makin percaya diri, makin berkembang, makin tahu bagaimana menjadi seorang atlet. Makin bertanggung jawab, karena menjadi seorang atlet itu tidak gampang. Tapi kalau sudah naik podium, orang akan memberikan tepuk tangan.
"Kalau tepuk tangan yang dicari oleh pemuda-pemuda di Sulawesi Selatan, maka harus berprestasi. Diharapkan pemerintah juga harus hadir di tengah-tengah cabor-cabor, khusus modern pentathlon. Biar atlet-atlet lebih bisa, lebih bisa memacu, mereka jauh lebih semangat," tutupnya.
Tim Pengurus Provinsi (Pengprov) MPI Sulawesi Selatan merebut gelar juara umum sekaligus meraih Piala Panglima TNI.
MPI Sulses memastikan merebut gelar juara umum setelah pada perlombaan hari terakhir, Minggu (27/9/2026), mampu menambah tiga medali emas lagi. Ketiga emas itu disumbangkan oleh Muh Aldo Raditya, Nadira Putri Halisa dan Sri Wahyuni
Tambahan tiga emas ini membuat Sulsel secara total mengoleksi emas emas. Sebelumnya Sulsel meraih emas melalui Happy Cheryssa Montolalu (Laser Run & Triathle U19 Putri ) dan Sri Wahyuni (Triathle Putri Senior)
Usai kejuaraan di Yogyakarta, Pengprov MPI Sulsel sedang mempersiapkan diri untuk ikut PORPROV & PON Pantai I di Jakarta Utara pada November mendatang.
(*)
Tags: Cheryssa Montolalu Diza Rasyid Ali Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Modern Pentathlon Open Piala Panglima TNI 2026
