Saat berkendara, pastikan tubuh dalam kondisi fit. Sumber foto: Asmo Sulsel

KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Berkendara merupakan kegiatan yang sangat membutuhkan fokus dan konsentrasi. Tapi, masih banyak pengguna kendaraan yang bengong atau tidak fokus saat berkendara.

Saat mengalami kelelahan dan mengantuk, kadang pengendara berada dalam kondisi zoning out (zone out) atau bengong.

Zone out artinya kehilangan fokus, melamun, atau berhenti memperhatikan lingkungan sekitar untuk sementara waktu.

Kondisi ini membuat pengedara seolah "berada di dunia lain" dan tidak mendengar situasi di sekitarnya.

Tandanya, mata biasanya menatap kosong ke satu arah meskipun tubuh tetap berada di tempat tersebut.

Kondisi ini tentu sangat berbahaya karena otak terputus dari situasi jalan, membuat waktu reaksi melambat drastis saat menghadapi situasi darurat.

Penyebab Zone out itu atau bengong ini seperti rasa bosan, kelelahan, mengantuk, atau terlalu lama menatap layar komputer.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wanny Dewa, mengatakan bahwa saat ingin berkendara, maka wajib pastikan bahwa kondisi dalam keadaan fit dan prima.

Wanny mengatakan, bahwa jika tidak fit bisa membahayakan diri sendiri dan juga pengendara lain.

"Kalau berkendara dengan kondisi tidak fit itu sebenarnya melanggar aturan undang-undang kepolisian Nomor 22 tahun 2009. Karena kalau kurang konsentrasi itu membahayakan orang lain," ungkapnya.

Saat bengong akan membuat kendaraan bisa bergerak tidak beraturan dan menyenggol kendaraan lain di sekitar. Kondisi melamun atau bengong yang dibiarkan rentan berubah menjadi microsleep, yaitu tertidur sekejap tanpa disadari yang bisa berakibat fatal.

"Bengong ini biasanya orang kadang tidak konsentrasi karena capek, lelah, dan mengantuk. Dalam keadaan mengantuk biasanya karena zat adenosin dalam otak menumpuk," ucap Wanny. 

Wanny memberikan tips agar terhindari dari kondisi tidak mengenakkan itu.

Yang pertama, pastikan tubuh dalam kondisi fit. 

Kedua, rencanakan perjalanan, pastikan istirahatkan tubuh tiap 2 jam, apalagi jika perjalanan jarak jauh.

Kemudian, sebelum berkendara, lakukan peregangan otot agar tidak kaku.

"Kalau kita bawa kendaraan, harus konsentrasi, sensitif terhadap bahaya yang ada di sekitar agar kita bisa menghindarinya.

Saat pikiran mulai buyar ketika berkendara, maka turunkan kecepatan agar lebih mudah mengontrolnya.

Jika dalam perjalanan dan tubuh mulai lelah dan mengantuk, atau pikiran melayang, maka segeralah menepi untuk istirahat.

Untuk mengembalikan konsentrasi, buka sedikit kaca helm agar ada udara segar atau lakukan peregangan ringan saat beristirahat.

(*)



Tags: Asmo Sulsel mengantuk saat berkendara Safety Riding Zoning out

Baca juga