KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyiapkan pelaksanaan Wisuda ke-89 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Oktober 2026.

Sebanyak 1.637 peserta tercatat dalam data sementara sebagai calon wisudawan yang akan mengikuti prosesi yang digelar selama dua hari tersebut.

Persiapan wisuda dibahas dalam rapat panitia di Ruang Teater I-Gift, Menara Iqra, Unismuh Makassar, Senin (5/10/2026).

Rapat tersebut turut membahas rencana penandatanganan kerja sama antara Unismuh Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Pemerintah Kabupaten Maros.

Rapat dihadiri Rektor Unismuh Makassar, para Wakil Rektor, Direktur Direktorat Akademik dan Kemahasiswaan, Direktur Direktorat Sumber Daya, Keuangan, dan Aset, serta puluhan panitia Wisuda ke-89.

Dalam pembahasan tersebut, Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si. dan Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. dijadwalkan hadir pada hari yang berbeda.

Panitia masih melakukan koordinasi terkait jadwal kehadiran kedua kepala daerah tersebut.

Keduanya juga direncanakan menyampaikan pesan kepada para wisudawan dalam rangkaian pelaksanaan Wisuda ke-89 Unismuh Makassar.

Rektor Unismuh Makassar Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, ST., MT., IPU., mengatakan wisuda merupakan momen bahagia sekaligus sakral bagi para lulusan.

Karena itu, ia meminta panitia memberikan perhatian terhadap pelayanan kepada wisudawan maupun keluarga yang hadir.

“Wisuda itu adalah momen bahagia dan sakral bagi alumni kita. Jadi, sedapat mungkin diselenggarakan sebaik mungkin,” kata Abd. Rakhim.

Rektor juga meminta panitia menyiapkan ruang tunggu bagi keluarga yang tidak tertampung di Balai Sidang.

Ruang tersebut diharapkan dilengkapi layar sehingga keluarga tetap dapat menyaksikan prosesi wisuda secara langsung.

Selain itu, penataan parkir, arus kedatangan tamu, hingga durasi sambutan menjadi perhatian agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan nyaman.

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, juga mengingatkan panitia agar memberikan pelayanan terbaik kepada wisudawan dan keluarga.

Menurutnya, para wisudawan dan keluarga harus diperlakukan sebagai tamu kampus.

“Yang diwisuda ini adalah tamu-tamu kita, tamu agung kita,” ujarnya.

Sebelum pembahasan teknis dimulai, Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Mawardi Pewangi, menyampaikan kultum mengenai pentingnya memberikan kemudahan dan kebahagiaan kepada orang lain.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengutip pesan Nabi, “Mudahkan, jangan dipersulit; gembirakan, jangan membuat orang menjauh.”

Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda ke-89 Unismuh Makassar, Prof Munirah, mengatakan jumlah peserta berdasarkan data sementara mencapai 1.637 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi berubah setelah proses pendataan susulan selesai.

Selain jumlah peserta, rapat panitia juga membahas sejumlah kebutuhan teknis lainnya, mulai dari konsumsi, pengaturan pedagang, undangan, buku alumni, hingga pengaturan arus lalu lintas.

Panitia juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan kampus selama pelaksanaan Wisuda ke-89 Unismuh Makassar.

Dengan persiapan tersebut, Unismuh Makassar menargetkan seluruh rangkaian wisuda dapat berlangsung tertib dan memberikan pengalaman yang baik bagi para lulusan serta keluarga yang hadir.

(*)



Tags: Abd Rakhim Nanda Unismuh Makassar wisuda Unismuh Makassar

Baca juga