Unismuh Makassar MoU dengan 3 Mitra: Pemkab maros, Peradi, dan BBPVP Makassar
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menambah kerja sama dengan dengan sejumlah mitra.
Pada hari dua Wisuda Ke-89 di Balai Sidang Muktamar Ke-47, Kampus Unismuh Makassar, Rabu (21/10/2026), Unismuh melakukan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Maros, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir Abd Rakhim Nanda MT IPU, menandatangi langsung MoU tersebut.
Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, menyebutkan kerja sama ini untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi Unismuh sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah, pelaksanaan tridarma tersebut juga dilengkapi dengan penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
Kemitraan dengan berbagai lembaga diharapkan membuka peluang pengembangan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan.
Jejaring Internasional
Selain kerja sama lokal dalam negeri, Unismuh Makassar juga membangun jaringan internasional.
Hingga Oktober 2026, Unismuh mencatat 90 kerja sama internasional yang menjangkau 41 negara. Kemitraan tersebut dikembangkan melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, mobilitas mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat.
Internasionalisasi juga ditandai kehadiran mahasiswa dari berbagai negara.
Hingga September 2026, sebanyak 49 mahasiswa internasional mengikuti pendidikan penuh waktu untuk memperoleh gelar akademik.
Selain itu, terdapat 165 mahasiswa internasional paruh waktu melalui program Makassar Academic and Cultural Heritage (MACCA).
Kerja sama dengan perguruan tinggi Jepang menjadi salah satu contoh pengembangan jejaring tersebut.
Pada Oktober 2026, tiga mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh mengikuti Sakura Science Program di Kanazawa Institute of Technology.
Tim Unismuh juga melaksanakan pengabdian internasional di Chiba bersama mitra perguruan tinggi dan komunitas diaspora Indonesia.
Penguatan jejaring tersebut didukung kegiatan penelitian dan pengabdian. Hingga Oktober 2026, Unismuh memperoleh pendanaan sekitar Rp11,6 miliar untuk 234 kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 55 kegiatan di antaranya merupakan kolaborasi internasional dengan pendanaan sekitar Rp1,75 miliar.
Produktivitas publikasi ilmiah juga menunjukkan perkembangan. Jumlah dokumen terindeks Scopus meningkat dari 48 pada 2022 menjadi 193 pada 2025. Hingga awal Oktober 2026, tercatat 151 dokumen pada tahun berjalan.
Di bidang penjaminan mutu, Unismuh memiliki 76 program studi, dengan 34 di antaranya telah memperoleh akreditasi Unggul.
Secara kelembagaan, Unismuh juga menyandang Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 2024.
Dalam pemeringkatan internasional, Unismuh berada pada kelompok 1201–1300 QS Asia University Rankings 2026. Sementara dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026, Unismuh menempati kelompok 801–1000 dunia, meningkat dari kelompok 1001–1500 pada tahun sebelumnya.
(*)
Tags: Abd Rakhim Nanda Chaidir Syam Unismuh Makassar
Baca juga
- Unismuh Buka Pendaftaran Maba Prodi Teknik Pertambangan Hingga 30 Oktober 2026
- 1.000 Lebih Lulusan Unismuh Makassar 2026 Raih Predikat Cum Laude
- Unismuh Makassar Wisuda 1.598 Lulusan, Dua Kepala Daerah Dijadwalkan Hadir
- Perkuat Sertifikasi Halal UMK, Unismuh Siapkan 113 Tenaga Pendamping
- Menteri Abdul Mu'ti Uji Disertasi di Unismuh Makassar, Integrasi Pemikiran Dua Tokoh Islam Jadi Sorotan
