Peserta juga mengikuti berbagai permainan khas kemerdekaan yang mengasah komunikasi, kekompakan, dan kerja sama antara orang tua dan anak.
Persiapan Paskibra juga mendapat dukungan dari para Purna Paskib Kecamatan Bajeng yang turut membantu proses pembinaan hingga pelaksanaan upacara.
Menurut Ramadhipa, proses pembinaan pebalap melalui kompetisi berjenjang membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan.
Di lintasan balap, Vario Evo 160 dituntut menunjukkan performa yang berbeda dari penggunaan sehari-hari.
Convoy Merdeka menjadi momentum untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan kampanye keselamatan berkendara.