Zainudin membedakan kompetisi sebagai kecenderungan “zero-sum game”, sementara koopetisi diarahkan pada sinergi dan win-win solution.
Veda mengawali lomba dengan start apik dan langsung memperbaiki posisi hingga menempati urutan ke-11 pada fase awal balapan.
Meski sempat mengalami insiden, Herjun mampu kembali melanjutkan balapan dan finis di posisi kedelapan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Culture Activation Program (CAP) yang menyasar siswa Boarding Athirah Bukit Baruga.
Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 46,919 detik pada lap ketujuh.