Kesuksesan mendapatkan pengakuan internasional ini merupakan buah kerja sama dan kolaborasi dari lintas divisi kerja.
Total dividen ini kurang lebih sebesar Rp 635,5 miliar yang setara dengan Rp 48,6 per lembar saham.
Sementara itu, EBITDA tumbuh lebih cepat dari pendapatan, mencapai peningkatan 22,1 persen YoY menjadi Rp 6.509 miliar.
Produk ini sudah banyak digunakan pada pembangunan rumah hunian maupun perkantoran. Pengggunaan bata ringan dianggap lebih efisien dan ekonomis.
Adapun laba bersih setelah pajak (PAT) Rp 547 miliar, juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 168 persen YoY.