Pendapatan data dan layanan digital mencapai Rp 21,72 trilun, atau sekitar 91 persen dari total pendapatan.
Peningkatan ini didorong beragam lini bisnis mulai dari Selular, MIDI, dan Fixed Telecom.
Adapun Laba Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp1,9 triliun.
Sisa laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp 2.661.786.822.147 dialokasikan ke saldo laba ditahan.
Pendapatan data dan layanan digital mencapai Rp 6,91 trilun atau sekitar 91,5 persen dari total pendapatan.