Veda memiliki memori indah memacu motor di sirkuit yang dibangun Herman Tilke tersebut.
Program ini sekaligus membuka jalur pembinaan yang lebih terstruktur bagi generasi muda yang ingin mengejar karier di balap motor dunia.
Ini menjadi pengalaman berharga bagi Veda, Mario, serta rekan-rekan mereka di Honda Team Asia.
Menurut Ramadhipa, proses pembinaan pebalap melalui kompetisi berjenjang membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan.
Berstatus sebagai rookie, saat Veda Ega Pratama untuk sementara duduk di posisi enam klasemen dengan 97 angka.