Ramadhipa sempat terlempar hingga posisi ke-18 sebelum perlahan memperbaiki posisinya sepanjang balapan.
Target utamanya di Magny-Cours bukan hanya meraih podium, tetapi juga mengambil alih pimpinan klasemen sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas.
Pebalap berusia 17 tahun ini naik satu peringkat menggeser pebalap Malaysia Hakim Danish yang kini di urutan ketujuh dengan 86 poin.
Perjuangannya untuk bersaing di rombongan terdepan terhambat setelah sejumlah insiden terjadi di depan lintasan.
Hasil tersebut membuat pembalap asal Gunungkidul itu mengamankan delapan poin di Jerman.