Hanya Minum Air, Bocah Ini Selamat Setelah Terkunci Dalam Kamar Mandi Selama 4 Hari
Karebanusa,Makassar - Kuravakacheri Akhila, seorang bocah berusia 7 tahun di India berhasil selamat setelah terjebak di dalam kamar mandi selama berhari-hari.
Ia berhasil selamat hanya dengan mngkonsumsi air yang terdapat di kamar mandi. Dikutip dari The Star via Asia One Kamis (2/5/2019), kejadian tersebut terjadi saat ia tengah bermain di atap rumahnya. Ia tiba-tiba terpeleset dan jatuh di rumah tetangganya. Karena dibuat dari plastik, maka atap itu tidak kuat menahan berat tubuh Kuravakacheri, sehingga dia terhempas ke kamar mandi.
Akhila tidak terluka dengan kejadian tersebut namun sayangnya, kamar mandi tersebut terkunci dari luar dan pemilik rumah tengah berada di luar kota.
Kedua orang tua Akhila, Suresh dan Mahadevamma membuat laporan ke polisi karena tidak bisa menemukan anak mereka. Polisi pun segera membentuk tim pencari dan memberikan pemberitahuan hingga ke Hyderabad. Namun selama empat hari, mereka tidak menemukan petunjuk.
Akhirnya pada Rabu (24/4/2019), Akhila berhasil di selamatkan pada saat si pemilik rumah yang bernama Venkatesh pulang ke rumah dan membuka kamar mandinya. Ia sangat terkejut ketika mendapati ada seorang gadis tengah terkulai lemas di kamar mandinya, ia segera memberi tahu tetangga.
Salah satu tetangga Venkatesh mengetahui kalau gadis itu adalah anak dari Suresh yang tinggal di belakang rumahnya. Kuravakacheri kemudian dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, diketahui Kuravakacheri mengalami kekurangan garam karena hanya minum air selama empat hari.
Tags: India internasional Kuravakacheri Akhila Makassar
Baca juga
- TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kelola Sampah, Wali Kota Munafri Buka Ruang Kolaborasi
- Unismuh Makassar Dorong Perguruan Tinggi Beralih dari Kompetisi ke Koopetisi
- BREAKING NEWS: Kebakaran di Mal Nipah Park Makassar
- Rakernas X Ikaprobsi di Makassar Hasilkan Enam Rekomendasi untuk Perkuat Bahasa Indonesia di Era Global
- Pendapatan Bapenda Makassar Tembus 49 Persen, Surplus Rp130 Miliar dari Tahun Lalu
