Pasca Bentrok 22 Mei, Australia dan Inggris Keluarkan Travel Warning
KAREBANUSA.COM, Jakarta - Pasca bentrokan yang 22 Mei 2019 yang terjadi di Jakarta, pemerintah Australia mengeluarkan travel warning kepada warganya yang ada di Indonesia.
Peringatan tersebut diumumkan melalui website perjalanan resmi smartraveller.gov.au.
Pemerintah Australia meminta warganya yang ada di Indonesia menerapkan "kewaspadaan tingkat tinggi" .
Pihak berwenang Indonesia dilaporkan memberi tahu bahwa ada peningkatan risiko kekerasan, termasuk kemungkinan tindakan terorisme sesudah pengumuman hasil pemilu.
Wisatawan Australia yang sudah berada di Indonesia disarankan untuk menghindari lokasi dengan potensi aksi protes, terus memantau media lokal untuk perkembangan aktual dan menerapkan waspada tinggi di seluruh Indonesia, termasuk Bali.
Selain Australia, Inggris juga melakukan hal yang sama. Warga Inggris yang berada di Indonesia diminta untuk menghindari lokasi-lokasi protes, demonstrasi maupun pawai politik, baik di Jawa maupun di pulau-pulau lain.
Bentrokan tersebut terjadi saat ada aksi unjuk rasa pasca pengumuman hasil rekapitulasi KPU. Dalam aksinya massa menolak hasil pilpres yang memenangkan pasangan Jokowi - Maruf.
Baca juga
- DJP dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi Pengawasan Pajak untuk Dorong Kemandirian Fiskal
- Simulasi Kredit Honda Vario Evo 160: DP Mulai Rp 1,3 Juta, Cicilan Mulai Rp 2,7 Jutaan
- Liga Putri Indonesia Resmi Digelar: Diikuti 6 Klub, Kick-off 17 Oktober 2026
- Berita Foto Kompetesi Instruktur Safety Riding Terbaik Astra Honda
- 17 Tahun Cetak Duta Keselamatan Berkendara, AHM Kalibrasi Kompetensi Instruktur Safety Riding Terbaik se-Indonesia
