KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Bosowa Peduli melakukan sosialisasi pengolahan sampah kepada warga di 8 RT di Kecamatan Manggala, Makassar, Selasa (21/1/2020). Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari launching Sekolah Sampah yang dilakukan di Kecamata Manggala beberapa waktu lalu

Kegiatan ini juga melibatkan dosen-dosen dari Unibos sebagai fasilitator. 

"Dalam kegiatan ini kami juga akan mendapingi warga membuat Biopori dan membantu warga dalam memanfaatkan pekarangan agar berfungsi sebagai kebun warga," kata Head of Bosowa Peduli, Marini.

Marini, mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi ini juga terbentuk komunitas Makassar Memilah Sampah (MMS). 

"Melalui komunitas ini Bosowa diharapkan memiliki kader-kader yang dapat melakukan program MMS di wilahnya masing-masing dan bersama warga yang lain bisa melakukan pemilahan sampah, mengolah menjadi kompos, dan menjual sampahnya," ujar Marini. 

Bosowa Peduli akan melakukan pendampingan setidaknya selama 3 bulan agar warga betul-betul memahami dan bisa membuat pupuk kompos sendiri. Sehingga, target Bosowa Pedulia untuk mengurangi sampah ke TPA bisa dikurangi.

Melalui kegiatan ini Bosowa Peduli berharap munculnya regulasi atau himbauan di tingkat camat atau lurah yang bisa mendorong warga dalam mengelola sampah. 

"Rekomendasi yang diharapkan Bosowa Sustainable Project adalah adanya himbauan ataupun regulasi dari pemerintah berupa aturan pengangkutan sampah. Misalnya ada hari khusus pengangkutan sampah organik dan non organik, sampah tidak terpilah tidak diangkut. Ya, aturan-aturan semacam itu yang bisa mengingat warga, khususnya di lokasi Pilot project ini," pungkas Marini.


Baca juga