KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Universitas Bosowa kembali membuat terobosan dengan melaunching E-learning, Jumat (14/2/2020). 

Launching tersebut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Prof. Jasruddin Daud Malago. 

"Program ini sebagai langkah menuju kampus modern. Dalam rangka penerimaan mahasiswa baru, kampus tidak bisa lagi menampung jumlah mahasiswa yang hadir secara fisik mahasiswa. Tidak mempengaruhi nilai akademik, tetap kita memperhatikan kualitas," ujar Prof Salleh Pallu.

Prof Salleh menjelaskan saat ini ada 8 prodi yang bisa diakses melalui E-learning. 

"E-learning ini akan mulai diaplikasikan pada penerimaan mahasiswa baru bukan Maret nanti. Program E - Learning ini memudahkan mahasiswa baru khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai waktu karena sedang bekerja. Dan dari segi biaya juga lebih murah karena tidak menggunakan fasilitas kampus," terang Prof Salleh. 

Sementara itu Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Prof. Jasruddin Daud Malago, mengapresiasi langkah yang dilakukan Unibos.

"Apreasiasi dari Dikti untuk Unibos karena Badan Pelaksana Harian (BPH) yang turun langsung menangani program ini," ujarnya. 

Prof Jasruddin mengatakan  masalah pendidikan sejak dulu hingga kini itu adalah keterbatasan akses.

"Berdasarkan data persentase, hanya sekitar 34 persen  alumni pelajar SMA dan sederajat yang melanjutkan jenjang pendidikan ke tahap perkuliahan. Negara tetangga kita Malaysia masih lebih baik yakni diangka 50 lebih persen, singapura 90 peraen bahkan hampir 100 persen," ujarnya. 

Prof Jasruddin mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan hanya 34 persen alumni  SMA yang melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Yakni keterbatasan ketersediaan kursi di perguruan tinggi dan juga keterbatasan biaya.

"Untungnya saat ini jaringan internet sudah mulai dijangkau bahkan ke wilayah pelosok sekalipun, semua orang bisa mengakses. Kalau ada kampus yang tidak menggunakan teknologi, maka dia termasuk kampus yang buta huruf. Maka kampus pun harus siap dan bisa beradaptasi dengan teknologi. Agar tidak tergerus dengan ketertinggalan,” pungkasnya. 


Tags: Unibos

Baca juga