KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Fakultas Hukum Universitas Bosowa kembali memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap integritas demokrasi dan pengawasan pemilu melalui kegiatan kuliah tamu yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HIMAPSIH), Rabu (21/5/2026), di Aula Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan bertema “Menjaga Netralitas dan Integritas Pemilu di Tengah Arus Informasi Publik” tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa lintas angkatan bersama jajaran dosen Fakultas Hukum Universitas Bosowa.

Momentum kegiatan semakin strategis dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Hukum Universitas Bosowa dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan.

Kerja sama tersebut membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga penguatan kompetensi mahasiswa terkait isu kepemiluan dan hukum tata negara.

Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli SE MIKom, hadir sebagai pemateri utama dengan membawakan materi bertajuk “Bawaslu dalam Mengawal Pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024".

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Bawaslu memiliki fungsi pengawasan dan penindakan yang mencakup seluruh tahapan pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih, kampanye, distribusi logistik, hingga pengawasan media sosial. 

“Pengawasan partisipatif sangat penting. Kampus dan generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga integritas demokrasi dan mencegah pelanggaran pemilu,” ungkapnya.

Suasana diskusi berlangsung interaktif ketika mahasiswa aktif mengangkat berbagai persoalan terkait netralitas ASN, tantangan pengawasan digital, hingga dinamika hukum pemilu di Indonesia. 

Kehadiran Bawaslu secara langsung memberikan pengalaman akademik yang lebih kontekstual bagi mahasiswa, sekaligus mempertemukan teori hukum tata negara dengan praktik pengawasan pemilu di lapangan.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa, Prof Dr Yulia A Hasan SH MH, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai kolaborasi bersama Bawaslu Sulsel sebagai langkah penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. 

"Kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa, khususnya peminatan Hukum Tata Negara. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka peluang magang dan pengalaman praktik langsung bagi mahasiswa di lingkungan Bawaslu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, HIMAPSIH Fakultas Hukum Universitas Bosowa menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran hukum yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan dinamika demokrasi nasional. 

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa hukum yang kritis, profesional, dan berintegritas dalam menjaga marwah demokrasi Indonesia.

(*)


Tags: Bawaslu Sulsel FH Unibos Pemilu 2024 pengawasan pemilu Unibos Universitas Bosowa

Baca juga