Tanah longsor membuat jalur Palopo-Toraja Putus - foto: handover

KAREBANUSA.COM, Makassar - Akses Toraja-Palopo terputus akibat tanah longsor pada Jumat (26/6/2020) lalu. Longsor ini terjadi di KM 24 Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Palopo.

Jalur ini sama sekali tidak bisa dilewati. Diperkirakan butuh waktu cukup lama untuk memperbaiki jalur ini. 

Untuk itu, saatnya melirik jalur alternatif yang melalui Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Jalur ini telah dibuka Pemprov Sulsel dan terus dilakukan perbaikan.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, jalur alternatif jalan penghubung wilayah Luwu dan Toraja saat ini yaitu melalui Bua dan Bastem

"Pembangunan lalan antara Bua, Luwu - Bastem - Rantapao, Toraja Utara, terus dikerjakan," kata Nurdin Abdullah melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (28/6/2020)

Nurdin mengatakan bahwa dirinya bersama pejabat setempat dan tim pernah mengecek jalan dan telah melaluinya pada November 2019, walau masih kondisi berbatu-batu.

"Sudah bisa (dilalui). Namun, saat ini masih terus dilakukan tahap penyelesaian," ucapnya.

Pertengahan tahun lalu, Nurdin Abdullah mengatakan bahwa untuk pengaspalan akan dilakukan pada tahun 2020.

“Mohon doanya kita lanjutkan pada tahap pengaspalan di tahun 2020,” sebut kala itu.

Nurdin pun berharap, pengerjaan jalur alternatif ini bisa segera selesai sehingga masyarakat Luwu Raya yang ingin ke Toraja atau sebaliknya bisa melewati jalur ini sementara jalur Palopo-Rantepao diperbaiki.

"Kita berharap jalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya," tutup NA, sapaanya.


Tags: Jalur Bua-Rantepao Jalur Palopo-Toraja Nurdin Abdullah Tanah longsor

Baca juga