KAREBANUSA.COM, Makassar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) Sulsel dikukuhkan akhir September lalu, bertepatan dengan peringatan World Tourism Day. AHLI Sulsel ini diisi dari berbagai unsur seperti akademik, biro perjalanan wisata, perhotelan, hingga Food & Beverage.


Usai dilantik, pengurus langsung bergerak melaksanakan program kerjanya. DPD AHLI Sulsel yang diketuai Sjaiful Boediarto bersama pengurus lain mengadakan kunjungan ke Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Kamis (7/10/2021). Mereka diterima langsung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Sri Susilawati M Si.


Pertemuan ini membahas kolaborasi AHLI dan Dinas Koperasi dan UMKM Makassar dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia di  5.000 lorong wisata. Peningkatan ini  khususnya dalam pemahaman benefit atau manfaat kegiataan pariwisata bagi pelaku UMKM.


Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa produk kriya atau makanan maupun minuman khas lokal harus memiliki unique selling point sebagai pebedaan. Ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan serta kekuatan bersaing untuk memasuki pasar domestik.


“Pelaku pariwisata di lorong lorong Kota Makassar harus memahami perilaku dan preferensi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara, terutama tentang kebersihan, keamanan dan kenyamanan,” ungkap Syaiful Boediarto.


Dinas Koperasi dan UMKM Makassar menyambut baik program kerja yang disampaikan AHLI. Kadis Sri Susilawati mengharapkan pertemuan ini bisa memberikan manfaat dalam pengembangan program sinergitas untuk pertumbuhan, pembinaan dan pembangunan Usaha Kecil dan Menengah di Kota Makassar.


"Syukur Alhamdulilah AHLI hadir bisa menjadi partner kerja kami. Saya memberikan apresiasi kepada AHLI atas program peningkatan kompetensi sumber daya manusia di 5.000 lorong wisata Kota Makassar," ungkap Sri Susilawati.


Di tempat yang sama, sekretaris AHLI Sulsel, Bambang Herriyanto, menambahkan, perlunya menerapkan total quality control terhadap produk UMKM dari hulu ke hilir dalam proses produksi, pengemasan hingga pemasaran. Mulai dari konsep petik olah kemas jual harus memiliki SOP untuk menjaga kualitas produk dan layanan, mengingat persaingan yang sangat ketat.


AHLI Sulsel akan terus menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan pemerintah kota serta stakeholder demi memajukan ekonomi, pariwisata, dan UMKM Sulsel.(*)



Tags: DPD AHLI Sulsel lorong wisata Pariwisata UMKM

Baca juga