KAREBANUSA.COM, Makassar - Setelah mengumumkanpenyelesaianpenggabunganusaha pada 4 Januari 2022 lalu, manajemenIndosat Ooredoo Hutchison melakukankunjungan pertamanya ke Makassar sebagai kota terbesar sekaligus pusat perdagangan, bisnis, dan industri di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan kedepannya dalam memberikan pengalaman digital kelas dunia serta menghubungkan dan memberdayakan masyarakat di Kawasan Timur Indonesia.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, secara langsung memimpin kunjungan tersebut bersama jajaran Direksi dan Chief lainnya di kantor regional Indosat Ooredoo Hutchison untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa) di Makassar, Jumat (21/1/2022).

“Tanggal 4 Januari yang lalu merupakan hari istimewa yang menandai telah selesainya penggabungan usaha Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia menjadi Indosat Ooredoo Hutchison. Makassar menjadi kota pertama yang kami kunjungi dalam mengarungi babak baru ini, mengingat potensi ekonominya yang luar biasa dan posisi strategisnya sebagai pusat perekonomian Kawasan Timur Indonesia,” kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Melandainya Covid-19 telah mendorong pertumbuhan sektor-sektor strategis di Makassar, seperti industri pengolahan dan perdagangan, serta sektor informasi dan telekomunikasi akibat adaptasi kebiasaan baru yang membutuhkan koneksi internet yang andal.

Berdasarkan data BPS, perdagangan dan reparasi merupakan sektor unggulan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Makassar yakni 19,62 persen, disusul sector konstruksi sebesar 18,67 persen, sector industry sebesar 17,9 persen, serta sector informasi dan komunikasi sebesar 10,06 persen.

Makassar sebagai pusat perekonomian Kawasan Timur Indonesia, didukung oleh pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi yang menjanjikan, mendorong fokus Indosat Ooredoo Hutchison untuk membangkitkan kembali ekonomi strategis, salah satunya melalui peluncuran layanan komersial 5G pada November tahun lalu.

Sejumla huse case canggih ditampilkan dalam peluncuran tersebut yang bermanfaat bagi sejumlah sector produktif, seperti sector pertanian, perdagangan, dan pariwisata, dalam upayanya mendorong ketahanan ekonomi masyarakat di Makassar dan kawasan Indonesia timur.

“Dengan penggabungan usaha yang telah selesai, Indosat Ooredoo Hutchison kini memiliki skala, kekuatan finansial, dan keahlian yang lebih baik dalam mendukung realisasi Smart City dan Industry 4.0 di Kawasan Indonesia Timur memanfaatkan layanan komersial 5G yang telah hadir di Makassar. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi mendorong kebangkitan sektor perdagangan dan industri di Kawasan Timur Indonesia,” lanjut Vikram.

Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan juga diyakini akan memberikan manfaat maksimal dalam proses pembelajaran. Atas dasar itu, maka Indosat Ooredoo Hutchison juga menginisiasi kerjasama dengan Universitas Hasanuddin dalam pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi di Bidang Teknologi Informasi.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan Universitas Hasanuddin akan mampu meningkatkan variasi pembelajaran yang berbasis pada teknologi informasi untuk menciptakan talenta digital lokal, sekaligus mendukung terselenggaranya Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Selain sektor ekonomi lokal dan talenta digital lokal, maka penggabungan usaha ini juga memberikan keuntungan bagi seluruh pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison, termasuk di Makassar, yang akan terus menerima layanan dan penawaran yang luar biasa tanpa kendala.

Sebagai tanda terima kasih atas kesetiaan pelanggan, perusahaan menawarkan bebas menelpon sebulan bagi sesame pengguna Indosat Ooredoo Hutchison hingga 200 menit sehari, sejak 4 Januari 2022.

Setelah penggabungan usaha, Indosat Ooredoo Hutchison kini memiliki sekitar 15.000 BTS 4G di Kawasan Timur Indonesia yang memperkuat posisinya sebagai pemain telekomunikasi digital terdepan dalam mendukung agenda transformasi digital Pemerintah, sekaligus mendorong Indonesia menjadi kekuatan digital di Kawasan Asia Tenggara.(*)



Tags: Digital Indosat Ooredoo Hutchison

Baca juga