Mengenal Sosok Prof Batara Surya, Ilmuan Dunia Yang Kini Pimpin Unibos
KAREBANUSA.COM, Makassar - Prof Dr Batara Surya ST MSi terpilih untuk memimpin Universitas Bosowa (Unibos) lima tahun ke depan periode 2022-2026. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Bosowa sejak 2018.
Prof Batara Surya dilantik menjadi Rektor Unibos pada 18 April 2022 di Gedung Lestari, Jalan Urip Sumoharjo km4, Makassar.
Unibos bukan kampus asing bagi Prof Batara Surya. Putra pasangan (almarhum) Purnawirawan Mayor TNI AD R Anthonius ini merupakan alumni Universitas 45 yang berganti nama menjadi Unibos pada tahun 2013 saat pengelolaan diambil alih Yayasan Aksa Mahmud dari Yayasan Andi Sose.
Sosok Prof Batara Surya yang menjadi idaman bagi civitas akademika Unibos ini juga merupakan Top 2% Scientist in the World: Single Year Impact 2020-2021.
Prof Batara Surya berhasil dinobatkan sebagai Top 2% Ilmuwan Teratas Berpengaruh di Dunia tahun 2021 berdasarkan data lebih dari 100 ribu saintis terbaik. Pada pemeringkatan tersebut, para peneliti digolongkan dalam 22 bidang dan 176 sub bidang keilmuan.
Pemeringkatan itu dipublikasikan pada publikasi ilmiah berjudul Data for Updated Science-Wide Author Databases of Standardized Citation Indicators. Prof Batara Surya juga memiliki jurnal internasional terindeks scopus sebanyak 35 karya ilmiah.
Menurutnya, inspirasi untuk menulis karya ilmiah ini karena beberapa faktor. “Saya berpikir kalau saya tidak memulai, lalu siapa yang akan mulai? Kedua, sudah waktunya Unibos mengambil peran penting untuk menunjukan bahwa dosen juga memiliki potensi untuk berkarya yang lebih baik," paparnya.
"Dari hasil capaian ini semoga dapat memberikan semangat kepada para dosen bahwa sebenarnya alumni Unibos itu juga bisa berkontribusi baik secara nasional maupun internasional, sehingga dia memiliki reputasi global," ungkap Prof Batara.
Selain menulis jurnal, Prof Batara Surya juga saat ini menulis beberapa buku referensi perkuliahan seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat tentang enviromental, tentang masalah lingkungan hidup, kemudian masalah kasus perkotaan.
“Buku saya terbit ada 10, yang terakhir tentang keberlanjutan pembangunan kota dengan tiga prespektif yaitu lingkungan, ekonomi, dan sosiokultural," tuturnya.
Prof Batara Surya juga meraih gelar profesornya pada tahun 2016 di Bidang Perencanaan Wilayah dan Kota Bidang Ilmu Analisa Lokasi dan Pola Keruangan. Saat itu, usianya masih tergolong muda, 40 tahun.
“Orang tua dari keluarga militer sudah mengajarkan saya harus disiplin, menghargai waktu, profesional dan harus cinta terhadap almamater di mana saya berada. Sehingga apa yang saya raih sekarang harus bisa membawa nama Unibos menjadi lebih baik. Ini ajaran yang selalu saya ingat dari orang tua saya yang menjadi motivasi saya hingga saat ini," kata Prof Batara Surya.
Prof Batara Surya sembari menjalankan tugasnya dalam bidang tri dharma perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, sosoknya juga memiliki pengaruh dalam bidang tata kota. Tahun 2010-2017 pernah menjabat sebagai staf ahli kementerian PUPR-Pengembangan Pemukiman Perkotaan. Tahun 2017 juga menjadi Dewan pakar INKINDO bidang perencanaan wilayah dan kota.
Telah diberi amanah menjadi Rektor Unibos, Prof Batara Surya mengungkapkan inspirasinya untuk memimpin Unibos.
“Yang jelas ada yang ingin saya capai di Unibos, termasuk bahwa dosen dan mahasiswa harus punya rasa memiliki terhadap almamater, kita berjalan bersama untuk mengembangkan kampus tercinta ini. Seperti saya, sebagai alumni punya tanggung jawab besar untuk itu, supaya Unibos bisa berkembang dengan baik sesuai dengan visi misi yang sudah ditetapkan," jelasnya.
Selain menulis, Prof Batara Surya memiliki hobi mendengarkan musik dan bermain tenis meja. Sesekali dalam seminggu juga sering menyempatkan diri untuk berkumpul bersama rekan-rekan dan mahasiswa di warung kopi.
“Saya suka nongki untuk menangkap fenomena, saya bisa riset sambal minum kopi dan berkumpul dengan teman, saya gunakan kafe untuk kumpul sama teman-teman supaya saya bisa memberikan pemahaman bahwa riset itu seperti ini, bahwa kita berangkat dulu dari fenomena yang muncul. Jadi mahasiswa kalau ada yang mau ikut minum kopi dan ngobrol dengan saya, yuk jangan sungkan-sungkan," jelasnya dengan penuh semangat.
Meski dikenal dengan tulisan ilmiah bereputasi, Prof Batara Surya juga memiliki tips dan trik untuk mengatur pola hidup sehat dan mengatur waktu agar tetap menjaga kebersamaan dengan keluarga.
“Yang pertama itu harus bisa memanage waktu. Tidur minimal 6 jam, selain itu harus produktif. Untuk keluarga sudah terbiasa dengan terdidik dengan cara hidup saya, bagaimana anak saya bisa mengikuti jejak orang tua, saat ini sudah dibuktikan, mereka mengikuti sikap sikap yang saya tunjukkan. Tetapi tetap harus punya waktu luang dengan keluarga," katanya.
“Pesan saya, kalau kita sudah berprofesi, jadilah manusia yang bermanfaat untuk lingkungan, keluarga, bangsa dan negara. Kita juga harus mendengarkan suara hati nurani rakyat untuk meningkatkan harkat dan martabat. Intinya, hidup ini akan bermanfaat kalau kita mampu memiliki manfaat lain kepada masyarakat," tutup Prof Batara Surya.(*)
Tags: Prof Batara Surya Prof Dr Batara Surya Unibos
Baca juga
- Aksa Mahmud Terima Kunjungan MayBank Malaysia, Bahas Peluang Kolaborasi Internasional untuk Pengembangan Universitas Bosowa
- Universitas Bosowa dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Teken MoU Penguatan Pendidikan Hukum dan Pengawasan Pemilu
- Universitas Bosowa Gelar Workshop Public Speaking Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa
- Universitas Bosowa Lanjutkan Benchmarking Global ke Radboud University Belanda
- Unibos dan UiTM Malaysia Jalin Kerja Sama, Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Hukum
