Wartawan Karebanusa.com, Dian Aditya 

KAREBANUSA.COM, SOROWAKO - Atas komitmennya terhadap inklusivitas, PT Vale Indonesia membina peternakan ayam organik melalui Kelompok Woliko Bidang Ternak Ayam. Hebatnya, peternakan ayam ini diketuai penyandang disabilitas. 

Hal ini tentunya merupakan kemajuan besar dalam mewujudkan perusahaan dan masyarakat yang lebih inklusif. 

Ketua dari Kelompok Peternak Woliko, Sulaiman (Eman), mengaku tertarik beternak ayam karena memang menyenangi unggas sejak dulu. 

“Saat ini, kami memiliki 150 ekor ayam, dan kemarin sempat ada 500 ekor,” ujarnya.

“Ayam organik ini jauh lebih menguntungkan secara finansial, karena harga jualnya lebih mahal," ucap Eman. “Selain itu, rasanya lebih enak dimakan.”

Rasa yang enak itu tidak lain adalah berkat jamu yang diberikan bagi ayam untuk pencegahan penyakit. Selain itu, disinfektan untuk kandang ayam juga dibuat secara organik.

Selain penyandang disabilitas, PT Vale Indonesia juga menyasar remaja pengangguran di sekitar desa. Karena itu Kelompok Woliko juga memiliki struktur hidroponik yang dikelola pemuda.

“Tanaman hasil hidroponik ini dipasarkan ke setiap area di Luwu Timur, omzet bisa mencapai Rp 1 juta per bulan,“ujar Abdul Halim, Ketua Kelompok Woliko bidang Hidroponik. 

“Pembinaan dilakukan PT Vale dalam masa semai, pindah tanam, dan juga pasca panen,” tambahnya.

Lahan hidroponik yang dikelola seluas 30 meter x 20 meter, seluruhnya dikelola oleh pemuda desa setempat. Kegiatan ini tidak mengganggu studi dari anak-anak muda.


“Justru kita membantu orang tua,” kata Abdul Halim. 

Taman hidroponik ini memproduksi selada dan kangkung. “Setiap minggu kita bisa panen sekitar 90 pohon,” ucapnya bangga. 

“Kami pasarkan melalui sosial media ke setiap kepala keluarga di desa. Karena saya memberikannya kangkung, akhirnya ibu saya ikut menanam kangkung,” tambah Abdul Halim.


Tags: Ayam organik Disabiltas Peternak ayam PT Vale PT Vale Indonesia Tbk

Baca juga