KAREBANUSA.COM, Makassar - Indosat Ooredoo kembali menggelar Festival Film Pendek SOS (Save Our Socmed) bersama Narasi. 

Kompetisi pembuatan film pendek ini diadakan dengan tujuan menginspirasi anak muda Indonesia agar bijak dalam menggunakan media sosial sekaligus meningkatkan literasi digital mereka.

District Operation Head Kalimantan & Sulawesi Indosat Ooredoo, Rusdi Mardan, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu gagasan yang sering didengungkan oleh Indosat Hutchison bagaimana digital bisa empowering Indonesia. 

"Kami mengadakan Roadshow film pendek Save our Socmed. Anti hate speech Kami juga bekerjasama dengan Narasi untuk membuat kampanye Anti hate speech," ujarnya pada konferensi pers Festival Film Pendek SOS 2023 Goes to Campus di Universitas Hasanuddin, Makassar, Rabu (15/11/2023).

"Kami mendorong generasi muda ke hal yang lebih positif. Film pendek tadi mengarahkan bagaimana ke hal yang baik. Kami mengajak untuk semua kalangan untuk turut berkontribusi membantu kredibilitas anak-anak muda Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Ghinar Panigoro selalu Group Account Manager Narasi menjelaskan ada sekitar 70 persen informasi terbaru yang didapatkan netizen datangnya dari media sosial. 

"Bayangkan dari 70 persen itu, generasi ini dapatnya informasi negatif dari medsos. Kami Narasi mengapresiasi dengan program kerennya. Kami sangat senang buat bisa jadi mitra. Harapannya bisa menginspirasi anak muda untuk berdampak positif melalui karya inspiratif," tambah Ghinar. 

Azim Fadhli selaku AVP-Social Media Strategist Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat khususnya para pengguna media sosial.

Sebagaimana diketahui sekitar 60,4 persen penduduk Indonesia menggunakan sosial media. Namun tidak semuanya paham literasi digital. 

Penelitian kepada sekitar 1.895 siswa, 45,35 persen korban dan 38,41 persen pelaku perundungan di sosial media. 

"Efek dari hate speech yakni ketidakstabilan emosi, faktor bullying, dan mengalami gangguan lainnya. Festival ini sudah menjadi ketiga kalinya," jelas Azim. 

Festival Film Pendek SOS 2023 mengampanyekan anti hate speech dengan tema ‘Bicara Baik di Digital, Hindari Emosi Tanpa Substansi’. 

Ajang penuh kreatifitas anak muda ini akan berlangsung sejak pendaftaran dibuka pada tanggal 26 Oktober 2023 hingga pengumuman pemenang di bulan Februari 2024 mendatang.

Adapun kegiatan workshop pelatihan akan menyajikan lokakarya online dengan menghadirkan para pakar perfilman untuk meningkatkan keterampilan para peserta.

Aktifitas roadshow kampus akan diselenggarakan di empat kota, mulai dari Medan, Jember, Pontianak, dan Makassar.(*/Mrw)


Tags: Festival Film Pendek SOS Indosat Indosat Ooredoo Hutchison Narasi Save Our Socmed (SOS) Unhas

Baca juga