Pemkab Tana Toraja Gelar Pasar Murah Sambut Hari Jadi ke-356 Sulawesi Selatan
KAREBANUSA.COM, MAKALE - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor bupati, Senin (13/10/2025).
Pasar Murah ini digelar serentak di semua daerah di Sulsel dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan.
Ini sebagai langkah pemerintah menekan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Di Tana Toraja, animo warga yang cukup tinggi. Mereka sudah memadati lokasi sejak pagi hari. ASN pun tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan komoditas dengan harga miring.
Beragam komiditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Berdasarkan daftar harga panitia GPM, sejumlah komoditas dijual sebagai berikut:
Beras SPHP: Rp58.000 per sak (5 kg)
Gula pasir: Rp18.000 per kg
Minyak Kita: Rp15.500 per bantal
Bawang merah: Rp30.000 per kg
Bawang putih: Rp32.000 per kg
Telur ayam ras: Rp53.000 per rak
Sayur buncis, kol, sawi putih, dan terung: Rp6.000 per kg
Wortel: Rp12.000 per kg
Tomat dan kacang panjang: Rp10.000 per kg
Kentang: Rp18.000 per kg
Cabai: Rp25.000 per kg
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Tana Toraja, Sulaiman Malia, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini akan terus berlanjut hingga Desember 2025.
“Program ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan pangan dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Program GPM menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi pasar.
(*)
Tags: Pasar murah Tana Toraja
Baca juga
- Opini: Toraja di Persimpangan
- Lokasi Pasar Murah Pemkot Makassar Kamis 12 Maret 2026, Minyak Goreng Rp 15.000 Per Liter
- Jelang Idul Fitri Pemkot Makassar akan Gelar Pasar Murah Keliling, Mulai 11 Maret 2026
- Pemkab Tana Toraja Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H, Berikut Rinciannya
- Aksi Tolak Geothermal Bittuang Sempat Memanas, Bupati Tana Toraja Sempat Dikepung di Gedung DPRD

