KAREBANUSA.COM - Banjir bandang yang membawa gelondongan kayu besar menimpah wilayah di Sumatera pada 25 November 2025 lalu menimbulkan korban jiwa dan materil.

Banjir bandang dan tanah longsor yan menimpah 3 provinsi di Sumatera yaitu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hampir 3 pekan pasca bencana, sejumlah daerah masih sulit dijangkau akibat akses darat yang terputus atau rusak karena banjir maupun longsor.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, 52 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera.

Sejumlah fasilitas umum pun rusak parah akibat bencana hidrometeorologi itu. Jumlah korban masih terus bertambah. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, menyembut, ada tambahan 10 jasad yang ditemukan Minggu (14/12/2025).

"Ada tambahan 10 jasad yang ditemukan di Aceh dan Kabupaten Agem," ucap Malik saat jumpa pers di Jakarta, Minggu.

Dengan tambahan tersebut, berdasarkan data terbaru jumlah korban tewas per Minggu (14/12/2025) mencapai 1.016 orang.

Malik juga memaparkan, korban hilang saat ini sebanyak 212 orang dan warga yang mengungsi sebanyak 624.670 orang.

Kemudian, sekira 7.600 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sejumlah fasilitas umum pun rusak parah akibat bencana hidrometeorologi itu.

Total ada 158.000 rumah rusak. 581 unit fasilitas pendidikan rusak, 145 unit jembatan rusak, 1.200 fasilitas umum rusak, 434 tempat ibadah rusak, dan 290 gedung perkantoran juga mengalami kerusakan.

Korban meninggal terbanyak ditemukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan angka kematian 187 jiwa, disusul Aceh Utara sebanyak 162 jiwa. 

Sementara itu, Tapanuli Tengah dilaporkan terdapat 116 meninggal dunia, Tapanuli Selatan 86 jiwa, dan Aceh Tamiang tercatat 66 korban meninggal.

Tim SAR masih terus melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pencarian korban hilang.

Berikut data korban hilang, dikutip dari detik.com:

Sumatera Utara

- Tapanuli Tengah: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair (56 hilang)

- Tapanuli Selatan: Desa Garoga, Batang Toru (30 hilang)

- Kota Sibolga: Pancuran Gerobak, Sibolga Kota (1 hilang)

Sumatera Barat

- Kabupaten Agam: Kecamatan Malalak dan Palembayan (53 hilang)

- Kota Padang Panjang: Aliran Sungai Batang Anai (32 hilang)

- Kabupaten Padang Pariaman: Aliran Sungai Batang Anai (1 hilang)

- Kecamatan Tanah Datar: Aliran Sungai Batang Anai

Aceh

- Kabupaten Bener Meriah (14 hilang)

- Kabupaten Aceh Utara (6 hilang)

- Kabupaten Aceh Tengah (4 hilang)

- Kabupaten Bireun (4 hilang)

- Kabupaten Aceh Tamiang

- Kabupaten Nagan Raya.



Tags: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) banjir bandang banjir Sumatera BNPB

Baca juga