BPBD Makassar Kirim 10 Relawan Bantu Korban Banjir di Sumatera
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya terhadap sesama.
Pemkot Makassar turut prihatin dengan bencana alam yang terjadi Sumatera. Akhir November lalu, bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Seribuan warga menjadi korban jiwa dan jutaan menungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar mengambil langkah cepat dengan mengirimkan bantuan serta 10 personel relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Makassar.
Relawan ini untuk membantu penanganan pascabencana di Provinsi Aceh dan akan lanjut ke Provinsi Sumatara Utara dan Sumatera Barat.
Tim BPBD Makassar bergerak secara senyap sejak Selasa lalu, membawa misi kemanusiaan untuk membantu proses evakuasi, asesmen, dan distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Kemudian, nantinya akan berlanjut untuk tambahan personel ke Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dan gotong royong tetap menjadi napas utama dalam setiap gerak pelayanan Kota Makassar.
"Waktu Selasa lalu, kami BPBD Makassar, resmi memberangkatkan 10 personel terbaik menuju Provinsi Aceh, untuk melaksanakan misi kemanusiaan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut," kata Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, Jumat (12/12/2025).
Dia mengatakan bahwa, pemberangkatan tim tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai bentuk empati dan dukungan nyata Pemerintah Kota Makassar, terhadap masyarakat Aceh dan Sumatra yang sedang menghadapi masa sulit.
BPBD Kota Makassar secara resmi memberangkatkan 10 personel terbaik menuju Aceh lebih duluan untuk menjalankan misi kemanusiaan pascabencana.
"Ini adalah instruksi langsung dari Bapak Wali Kota (Pak Munafri) sebagai wujud rasa solidaritas kita kepada saudara-saudara di Aceh dan juga Sumatra," ujarnya.
Dijelaskan, tim relawan yang berangkat sejak Selasa lalu ini ditugaskan untuk membantu penanganan di tiga lokasi terdampak, yakni Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Mereka membawa semangat pelayanan dan kesiapsiagaan, sekaligus mengemban tiga tugas utama selama berada di lokasi bencana.
Pertama, membawa dan menyalurkan bantuan logistik langsung kepada masyarakat terdampak. Bantuan ini berupa kebutuhan dasar yang diharapkan dapat meringankan beban warga pada masa-masa awal pemulihan.
Kedua, berpartisipasi dalam proses penanganan darurat, termasuk penyelamatan, pertolongan, dan evakuasi warga di titik-titik yang masih membutuhkan dukungan tenaga.
"Kehadiran personel BPBD Makassar diharapkan dapat mempercepat pemulihan awal kondisi masyarakat," tuturnya.
Ketiga, melaksanakan asesmen lapangan secara menyeluruh untuk memetakan kondisi terbaru dan kebutuhan riil masyarakat terdampak.
Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kota Makassar dalam menyiapkan bantuan lanjutan yang lebih besar dan lebih tepat sasaran.
Muhammad Fadli menjelaskan bahwa hasil asesmen ini akan menjadi acuan pemberangkatan bantuan tahap kedua yang rencananya akan dilepas langsung oleh Wali Kota Makassar pada minggu depan.
"Dengan demikian, setiap bantuan yang dikirimkan dapat menjawab kebutuhan di lapangan," jelasnya.
Ia mengutip pesan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang menegaskan bahwa kepedulian ini merupakan bagian dari komitmen Makassar sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
"Duka Aceh dan Sumatra adalah duka kita semua, termasuk duka Pemerintah Kota Makassar," kutip Fadli.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini bukan sekadar tanggung jawab moral, tetapi juga bentuk solidaritas sesama anak bangsa.
BPBD Makassar, dalam menjalankan misi ini, membawa semangat, bergerak dengan empati, bekerja dengan hati, berjuang tanpa henti.
Misi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa Makassar tidak hanya hadir untuk warganya, tetapi juga untuk Indonesia.
"Semoga seluruh personel yang bertugas diberi kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah ini. Makassar untuk Indonesia. Makassar untuk Aceh dan Sumatera," harapnya.
(*)
Tags: Banjir Aceh banjir bandang banjir Sumatera BPBD Makassar Munafri Arifuddin
Baca juga
- Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Makassar Hadirkan Fitur Makassar Move di Lontara Plus
- Wali Kota Makassar Saksikan Pemotongan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Masjid At-Taqwa
- Bosowa Peduli Sembelih 98 Sapi dan 37 Kambing, Disalurkan ke Penerima Manfaat di 10 Provinsi
- Komitmen untuk Pembangunan Kota Berkelanjutan, GMTD Serahkan PSU Senilai Rp 455 Miliar ke Pemkot Makassar
- Urban Farming Jadi Andalan untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan

