KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Dalam rangkaian kegiatan Spirit On New Season Volume II, Sekolah Alam Bosowa menyelenggarakan Seminar Parenting bertema perilaku anak aktif dan peran kreatif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (31/1/2026) dan diikuti oleh para orang tua siswa.

Seminar ini menghadirkan dua pemateri berpengalaman di bidang pendidikan dan psikologi anak, yakni May Sulfira Syam (Guru TK Sekolah Alam Bosowa) serta Dedi Nasruddin MPsi Psikolog yang merupakan dosen Program Studi Psikologi Universitas Bosowa.

Pemateri pertama, May Sulfira Syam, membawakan materi bertajuk “Memahami Tantrum sebagai Bahasa Emosi Anak”.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa tantrum merupakan salah satu bentuk komunikasi emosi anak yang perlu dipahami secara tepat oleh orang tua, bukan sekadar dianggap sebagai perilaku negatif.

Menurutnya, meningkatnya kasus tantrum pada anak masa kini menuntut orang tua untuk lebih peka dalam mengenali kebutuhan emosional anak.

Pemahaman yang tepat diharapkan mampu membantu orang tua merespons perilaku anak dengan lebih bijak dan efektif.

Sesi selanjutnya dilanjutkan oleh Dedi Nasruddin, M.Psi., Psikolog, yang membawakan materi “Anak Aktif, Orang Tua Kreatif”.

Materi ini memperdalam pemahaman tentang karakteristik anak aktif serta pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendampingan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Dalam pemaparannya, Dedi menekankan pentingnya menghindari pelabelan dini terhadap anak, khususnya terkait istilah “hiperaktif”.

Ia mengingatkan bahwa diagnosis kondisi anak seharusnya dilakukan oleh tenaga profesional.

“Kesalahan yang sering terjadi adalah orang tua atau guru terlalu cepat menyimpulkan bahwa anak aktif adalah anak hiperaktif.

Padahal, pemeriksaan kondisi anak merupakan tugas psikolog dan tenaga medis. Kesimpulan yang keliru justru bisa menurunkan potensi dan ekspektasi anak,” jelasnya.

Seminar parenting ini berlangsung secara interaktif, terlihat dari antusiasme orang tua dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pendampingan anak aktif dan kreatif di rumah.

Di sisi lain, Sekolah Alam Bosowa sebagai lembaga pendidikan dengan kurikulum berbasis domain perkembangan, telah berpengalaman mendampingi berbagai karakter anak, mulai dari anak pasif, aktif, hingga anak dengan kebutuhan khusus yang memerlukan stimulus lebih untuk meningkatkan fokus dan aktivitas belajar.

Ke depan, Sekolah Alam Bosowa berharap dapat terus menjadi ruang belajar dan bermain yang ramah perkembangan anak, sekaligus menjadi mitra bagi orang tua dalam proses pendampingan tumbuh kembang anak.

Sekolah ini membuka layanan pendidikan mulai dari Baby House untuk usia 3 bulan, Playgroup–TK untuk usia 3 tahun, hingga Sekolah Dasar untuk usia 6 tahun.

(*)


Tags: Parenting psikologi Sekolah Alam Bosowa (SAB) Spirit On New

Baca juga