KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Psikologi Universitas Bosowa (Unibos) melakukan riset terkait fenomena perilaku kenakalan remaja, termasuk aksi pembusuran di Makassar.

Ridwan dan kawan-kawan melakukan riset pencegahan perilaku tersebut melalui pendekatan psikoedukasi yang berbasis nilai lokal Siri’ na Pacce.

Proposal tersebut berjudul "Save Children’s Future: Efektivitas Psikoedukasi Berbasis Nilai Siri’ na Pacce dalam Pencegahan Perilaku Pembusuran pada Remaja di Kota Daeng". 

Riset ini menjadi bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skim Riset, Sosial dan Humanioa (RSH) yang didorong oleh Dosen Pembimbing, Tarmizi Thalib SPsi MA pada awal tahun 2025 lalu.

“Awalnya saya belum terpikir ide apa, tapi ketika Pak Tarmizi meminta kami menyampaikan gagasan di ruang rapat lantai 11. Saya akhirnya tertarik memilih isu pembusuran karena ini sangat marak terjadi, bahkan banyak korban yang sampai kehilangan nyawa,” ujar Ridwan dalam sesi wawancara.

Menurut Ridwan, fenomena pembusuran ini kerap dianalisis dari aspek hukum, namun jarang disentuh dari sisi psikologis.

Maka dari itu, ia dan timnya mengusulkan psikoedukasi, yakni pembelajaran psikologis yang menyasar aspek perilaku, emosi, dan pemikiran yang dikombinasikan dengan kearifan lokal nilai Siri’ na Pacce, yaitu rasa malu dan empati dalam budaya Bugis-Makassar.

“Nilai Siri’ na Pacce punya potensi kuat untuk mendorong perubahan perilaku. Kalau psikoedukasi mengedukasi secara mental dan emosional, maka nilai budaya bisa memperkuat efeknya dari sisi norma sosial dan identitas,” tambahnya.

Selama proses penyusunan proposal, tim aktif mengikuti bimbingan intensif. Dukungan juga datang dari universitas melalui fasilitasi workshop bersama para profesor serta sesi review proposal yang berlangsung di Gedung LPPM Unibos.

(*)


Tags: Fakultas Psikologi Unibos Universitas Bosowa

Baca juga