Pemkot Makassar Angkat 8.854 Honorer Jadi PPPK
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian signifikan dalam menekan angka pengangguran sekaligus memberikan kepastian kerja bagi ribuan tenaga honorer melalui pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK sepanjang tahun 2025.
Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar menunjukkan jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.
Kepala BKPSDMD Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan capaian tersebut merupakan langkah nyata pemerintah kota dalam menuntaskan persoalan tenaga non-ASN yang selama ini menjadi perhatian nasional.
Ia menjelaskan pengangkatan PPPK tersebut juga merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.
Selain pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu, Pemerintah Kota Makassar juga menghadirkan solusi alternatif melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) pada tahun 2025.
Skema tersebut membuka peluang kerja bagi lebih dari dua ribu tenaga kontrak agar tetap memperoleh pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.
Sejak resmi memimpin Kota Makassar pada 20 Februari 2025, Munafri Arifuddin menjadikan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas utama kebijakan pemerintah kota.
Menurut Kamelia, kebijakan penataan tenaga honorer serta pembukaan ruang kerja baru merupakan langkah konkret yang langsung menyentuh kebutuhan ribuan warga Makassar.
Pemerintah kota juga terus memperkuat status PPPK melalui pengangkatan bertahap sepanjang tahun 2025, khususnya untuk tenaga farmasi yang ditempatkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025, kemudian pada tahap kedua sebanyak 329 tenaga farmasi dilantik pada 14 November 2025.
Sementara pada tahap ketiga, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu dengan jumlah mencapai 6.607 orang guna memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kota Makassar.
Kehadiran ribuan tenaga farmasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kefarmasian sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Upaya pemerintah kota dalam menekan angka pengangguran juga mulai menunjukkan hasil positif berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang mencatat tingkat pengangguran terbuka di Kota Makassar turun dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.
Penurunan tersebut menjadi indikator awal bahwa kebijakan penataan tenaga kerja yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar mulai memberikan dampak terhadap stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Tags: Munafri Arifuddin Pemkot Makassar PPPK Makassar Tenaga Honorer
Baca juga
- Pemkot Makassar Siaga Fenomena Godzilla El Nino, Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
- Berjualan di Area Fasum dan Drainase, 60 Lapak PKL di BTP Direlokasi ke Tempat Steril
- Munafri Arifuddin Tolak Mobil Dinas Baru 2026, Pilih Gunakan Kendaraan Lama Demi Efisiensi Anggaran
- Penertiban PKL di Tallo Makassar, 27 Lapak di Tiga Kelurahan Dibongkar untuk Kembalikan Fungsi Fasum
- Mulai Tahun Ini, Hanya Sampah Residu yang Bisa Masuk ke TPA Antang

