Prof Batara Surya Dilantik Kembali Jadi Rektor Universitas Bosowa 2026-2031, Siap Akselerasi Kampus Berdaya Saing Global
KAREBANUSA.COM, Makassar - Prof Batara Surya dilantik sebagai Rektor Universitas Bosowa (Unibos) untuk periode 2026–2031.
Ini adalah periode kedua Prof Batara Surya memegang tongkat komanado kampusyang dulu bernama Universitas 45 Makassar.
Pelantikan berlangsung Balai Sidang "45", Jumat (6/3/2026), disaksikan Aksa Mahmud selaku founder Bosowa Corporindo, induk dari Unibos.
Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa, disaksikan jajaran pimpinan universitas dan tamu undangan.
Momentum tersebut menjadi tonggak penting perjalanan kampus dalam memulai babak baru transformasi menuju universitas unggul, berdaya saing, mandiri, inklusif, dan berwawasan global.
Sebelum mengikrarkan komitmennya memimpin Unibos diperiode keduanya, dilakukan pemutaran video capaian Unibos masa 2022–2026 di bawah kepemimpinan Prof Batara.
Video ini memperlihatkan berbagai kemajuan signifikan di bidang akademik, penguatan sumber daya manusia, serta ekspansi jejaring kerja sama nasional dan internasional.
Pembacaan Surat Keputusan oleh Yayasan Aksa Mahmud menjadi dasar legal sekaligus simbol kepercayaan atas amanah kepemimpinan lima tahun ke depan.
Usai mengucapkan sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan pakta integritas Universitas Bosowa periode 2026–2031 serta pemasangan kalung rektor sebagai simbol kehormatan, tanggung jawab, dan dedikasi terhadap dunia pendidikan tinggi.
Dalam pidato perdananya, Batara Surya menegaskan visi besar Universitas Bosowa untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, mandiri, inklusif, dan berwawasan global.
“Universitas Bosowa harus memperkuat perannya sebagai pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemecahan masalah. Kita tidak hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk insan yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga global,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan Tridarma Perguruan Tinggi berbasis teknologi informasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan seni yang memberikan manfaat bagi kemanusiaan.
Selain itu, perluasan kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional juga menjadi bagian penting dari strategi pengembangan universitas ke depan.
Menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur, percepatan perkembangan teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kependidikan, serta persaingan antarperguruan tinggi, Batara Surya menargetkan langkah transformasi konkret hingga 2031.
Target peningkatan jabatan fungsional dosen ditetapkan cukup ambisius dengan proyeksi 248 Lektor, 218 Lektor Kepala, serta 94 Guru Besar.
Universitas Bosowa juga menargetkan capaian akreditasi unggul, peningkatan rekognisi internasional, penguatan riset bereputasi, serta pembangunan pusat-pusat keunggulan akademik.
Strategi tersebut diperkuat melalui perluasan kolaborasi global, pengembangan kurikulum adaptif berbasis kebutuhan industri, serta integrasi praktik terbaik dunia industri ke dalam proses pembelajaran mahasiswa.
“Dengan fondasi yang telah kita bangun bersama, lima tahun ke depan adalah fase akselerasi. Kita akan melompat lebih tinggi, memperkuat reputasi, dan memastikan Universitas Bosowa berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka di tingkat nasional dan internasional,” tegasnya.
Sejumlah tokoh penting turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut, di antaranya Founder Bosowa, Aksa Mahmud, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, Sekretaris Yayasan Baharuddin, serta CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa.
Hadir pula Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin; Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; serta Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa; bersama sejumlah pimpinan dan mitra strategis lainnya.
Kehadiran para pemimpin daerah, akademisi, dan jajaran korporasi tersebut menegaskan posisi Universitas Bosowa sebagai institusi pendidikan tinggi strategis di kawasan Indonesia Timur.
Capaian Periode Pertama
Dalam refleksi capaian periode 2022–2025, Universitas Bosowa menunjukkan pertumbuhan signifikan khususnya pada penerimaan mahasiswa baru.
Jumlah mahasiswa baru meningkat dari 2.053 orang pada 2022 menjadi 2.878 mahasiswa pada 2023 atau naik sekitar 40,2 persen.
Pada 2024, angka tersebut melonjak menjadi 4.563 mahasiswa atau meningkat sekitar 58,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kembali berlanjut pada 2025 dengan jumlah mahasiswa baru mencapai 5.020 orang atau naik sekitar 10 persen.
Hingga Desember 2025, total mahasiswa aktif Universitas Bosowa tercatat mencapai 11.353 mahasiswa yang tersebar di jenjang fakultas, pascasarjana, dan profesi.
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan universitas tersebut.
Di bidang penguatan sumber daya manusia, akumulasi jabatan fungsional dosen selama periode 2022–2025 mencapai 76 Asisten Ahli, 128 Lektor, 46 Lektor Kepala, serta 40 Guru Besar.
Sementara pada sektor kerja sama dan ekspansi, universitas berhasil membangun 81 kerja sama nasional, 22 kerja sama internasional, serta 27 tindak lanjut nota kesepahaman atau MoA.
Evaluasi berbasis data juga menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap fasilitas dan proses pembelajaran mencapai 90 persen.
Selain itu, sekitar 85 persen lulusan berhasil terserap di dunia kerja, sementara 70 persen penelitian memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun industri.
Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan ramah tamah, buka puasa bersama, pelaksanaan salat Magrib berjamaah, serta konferensi pers bersama sejumlah media.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga deklarasi komitmen kolektif seluruh sivitas akademika Universitas Bosowa untuk melangkah lebih kuat dalam membangun masa depan pendidikan tinggi Indonesia.
(*)
Tags: Aksa Mahmud Andi Sudirman Sulaiman Melinda Aksa Munafri Arifuddin Pelantikan rektor baru Unibos Prof Batara Surya Unibos Universitas Bosowa
Baca juga
- Mulai Tahun Ini, Hanya Sampah Residu yang Bisa Masuk ke TPA Antang
- Pemkot Makassar Genjot Pembenahan TPA Antang, Targetkan Sistem Sanitary Landfill dan PSEL
- Seleksi Terbuka Kepala Puskesmas di Makassar, Munafri: Semua Tenaga Kesehatan Punya Kesempatan Sama
- Tegas Dukung Program MBG, Munafri: Dampaknya ke Gizi dan Ekonomi Nyata
- Wali Kota Makassar Targetkan 1.000 Sertifikat Aset Rampung pada 2026, Pemkot Makassar Perkuat Legalitas dan Tata Kelola

