PT Vale Latih 35 Pemuda Luwu Timur Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat BNSP
KAREBANUSA.COM, SOROWAKO - PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah pemberdayaan. Melalui Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat, perusahaan membuka peluang bagi 35 angkatan kerja lokal untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia industri.
Peserta program berasal dari empat wilayah pemberdayaan Blok Sorowako, yakni Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Kegiatan pembukaan pelatihan digelar di Hotel Duta Inn, Sorowako. Selanjutnya, peserta akan menjalani pelatihan intensif selama satu bulan di Palopo Skill Centre dengan fokus pada keterampilan pengoperasian alat berat jenis excavator dan dump truck.
Tidak hanya mendapatkan pembelajaran teknis, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai aspek keselamatan kerja sesuai standar industri pertambangan dan konstruksi.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta yang dinyatakan kompeten akan mengikuti sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut menjadi pengakuan atas kompetensi yang dimiliki dan dapat meningkatkan peluang kerja di sektor industri.
Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Peningkatan kompetensi masyarakat lokal merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi individu, komunitas, maupun daerah. Melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin memperkuat kapasitas angkatan kerja lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga semakin siap dan lebih mudah terserap di dunia kerja,” ujar Yusri.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat di wilayah pemberdayaan PT Vale.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal pelatihan. Salah satu peserta asal Wasuponda, Nur Fadilah, mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena melihat pentingnya memiliki keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Saya tertarik mengikuti pelatihan operator alat berat karena dapat memperluas peluang kerja. Apalagi sebagai putri daerah dari Luwu Timur yang merupakan kawasan pertambangan,” katanya.
Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat menjadi bagian dari inisiatif pemberdayaan masyarakat PT Vale di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui program ini, perusahaan tidak hanya membantu meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, tetapi juga mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan dunia industri modern.
Kolaborasi antara perusahaan, lembaga pelatihan, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja lokal yang kompeten, tersertifikasi, dan memiliki peluang lebih besar untuk berkarier di sektor industri.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Tags: Alat berat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Bersertifikat BNSP Luwu Timur Operator Alat Berat Pelatihan Alat Berat PT Vale PT Vale Indonesia Tbk
Baca juga
- PT Vale Tampilkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Invirotech 2026
- PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026, Perkuat Komitmen Bangun Tempat Kerja Inklusif dan Berkelanjutan
- Ribuan Peserta EnviRun 2026 Bergerak Bersama untuk Aksi Iklim dan Lingkungan, Kumpulkan 243,6 Kg Sampah
- Kinerja Solid Tahun Buku 2025 dengan Raih Laba Capai Rp 1,35 Triliun, PT Vale Bagikan Deviden Rp 813 Miliar
- Kinerja PT Vale Tbk 1T26 Menguat, Laba Bersih Melonjak Meski Produksi Nikel Turun
