KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Imam Shamsi Ali dijadwalkan hadir dalam seminar sehari di Hotel Horison Makassar, Jumat (9/10/2026) mendatang. Dalam seminar ini, Imam Shamsi Ali akan membahas terkait harta, ikhtiar, dan kesuksesan dari perspektif Islam.

Kegiatan tersebut akan dimulai pukul 13.30 Wita dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk belajar langsung bersama Imam Shamsi Ali yang selama ini berkiprah di Amerika Serikat.

Salah seorang panitia, Alfisah Ahmad yang akrab disapa Icha, mengatakan pembahasan mengenai harta dalam seminar tersebut akan berpijak pada pandangan Imam Shamsi Ali mengenai bagaimana seorang Muslim memandang rezeki, usaha, dan kesuksesan.

Menurut Icha, memiliki harta dalam jumlah banyak bukan sesuatu yang dilarang dalam Islam selama diperoleh melalui cara yang benar dan digunakan untuk tujuan yang baik.

“Memiliki harta yang banyak bukanlah sesuatu yang diharamkan. Justru dalam Islam, kita diajarkan untuk berikhtiar, bekerja, dan berjuang mencari rezeki Allah,” ujar Icha saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan, persoalan harta tidak hanya berkaitan dengan jumlah yang dimiliki, tetapi juga proses mendapatkannya serta bagaimana harta tersebut dimanfaatkan.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak yang kita miliki, tetapi bagaimana cara mendapatkannya dan untuk apa harta itu digunakan,” katanya.

Menurut Icha, upaya mencapai kesuksesan juga perlu disertai dengan kesiapan diri, terutama melalui penguasaan ilmu dan kemampuan.

“Karena itu, jangan hanya punya impian untuk sukses. Bekali diri dengan ilmu, bangun kemampuan, dan terus berikhtiar,” ujarnya.

Sosok Imam Shamsi Ali

Imam Shamsi Ali merupakan tokoh asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang lahir pada 5 Oktober 1967.

Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di pesantren di Sulawesi sebelum melanjutkan pendidikan tinggi hingga jenjang Bachelor dan Master di International Islamic University, Islamabad, Pakistan.

Sebelum berkiprah di Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali sempat mengajar di Jeddah, Arab Saudi.

Pada awal 1997, ia diundang komunitas Muslim di New York untuk menjadi imam dan pengajar Islam sebelum kemudian menetap di Amerika Serikat.

Ia selanjutnya dipercaya menjadi Imam Besar Islamic Cultural Center (ICC) of New York, salah satu masjid besar di Kota New York, serta memimpin Jamaica Muslim Center.

Imam Shamsi Ali juga dikenal melalui kiprahnya dalam dialog antariman dan isu toleransi dengan membangun komunikasi antara komunitas Muslim, Kristen, Yahudi, serta berbagai komunitas agama lainnya di Amerika Serikat, terutama setelah peristiwa 11 September 2001.

Ia merupakan pendiri Nusantara Foundation, lembaga yang bergerak dalam promosi Islam sebagai agama perdamaian, kebudayaan Indonesia, serta diplomasi dakwah global.

Di Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali juga merintis pembangunan Pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Connecticut yang berbasis tradisi Indonesia.

Saat ini, ia tercatat sebagai Board of Directors Majelis Shura ISNA (Islamic Society of North America), organisasi masyarakat Muslim di Amerika Utara.

Kesempatan Belajar Langsung

Icha mengajak masyarakat Makassar dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan hadir dan belajar langsung bersama Imam Shamsi Ali.

Menurutnya, kehadiran Imam Shamsi Ali menjadi kesempatan yang tidak selalu mudah diperoleh karena aktivitasnya selama ini lebih banyak berlangsung di Amerika Serikat.

Seminar sehari tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan komunitas MM, dengan Imam Shamsi Ali sebagai Dewan Penasehat komunitas penyelenggara.

“Kenapa sebaiknya ikut karena ini kesempatan langka bertemu dan mendapatkan ilmu langsung dengan beliau karena beliau bermukim di Amerika Serikat,” kata Icha.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Hotel Horison Makassar pada Jumat (9/10/2026) mulai pukul 13.30 Wita.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui WhatsApp Alfisah Ahmad atau Icha di nomor +62 811-4206-666.

(*)


Tags: Hotel Horison Makassar Imam Shamsi Ali

Baca juga