KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Komunitas Muslimah Millionaire (MM) bersama Pendiri Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali, menggelar kegiatan yang mempertemukan pengusaha Muslim di Hotel Horison Makassar, Sulawesi Selatan, 9 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Menuju Muslim Millionaire yang memadukan pembelajaran bisnis dengan penguatan nilai-nilai Islam untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Imam Shamsi Ali menyoroti pentingnya meningkatkan jumlah pengusaha Muslim yang mampu mengembangkan usaha dan memperkuat posisi ekonomi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Menurutnya, pertumbuhan pengusaha Muslim perlu didukung melalui akses pembelajaran bisnis dan kesempatan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Komunitas Muslimah Millionaire hadir untuk memberikan pembelajaran bisnis sekaligus menyediakan produk yang dapat dipasarkan oleh pengusaha pemula.

Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan untuk membangun usaha, meningkatkan kemampuan pemasaran, serta memperluas jaringan bisnis.

Pendiri Muslimah Millionaire, Diaz Adriani SE MM, turut memperkenalkan pendekatan Marketing With Love, sebuah strategi pemasaran yang menekankan pentingnya membangun hubungan dan memenangkan hati pelanggan.

Diaz merupakan praktisi bisnis yang mendalami bidang pemasaran selama enam tahun hingga meraih gelar Magister Manajemen di bidang marketing.

Sejak 2013, ia memprakarsai pendekatan Marketing With Love melalui komunitas bisnis yang dibangunnya sebagai upaya membantu para pengusaha mengembangkan usaha dengan mengutamakan hubungan dengan pelanggan.

Melalui komunitas tersebut, Diaz menyebut telah membantu mencetak lebih dari 1.000 pengusaha dan puluhan mentor bisnis.

Program pembinaan yang dijalankan juga mendampingi para mitra dalam mengembangkan usaha, melunasi utang, hingga mewujudkan berbagai tujuan finansial melalui aktivitas bisnis.

Selain aktif dalam pengembangan usaha, Diaz merupakan penulis buku 8 Langkah Meraih Impian yang diterbitkan Gramedia.

Ia juga menulis artikel bisnis, menerbitkan buku elektronik, serta menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan pengembangan usaha.

Kegiatan di Makassar tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengusaha, di antaranya Drs. H. Andi Badi Sommeng, M.Si., yang disebut sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB).

Hadir pula Ustaz Muzayyin Arif, mubalig, pengusaha, dan politisi yang merupakan pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Female Boarding School serta SADIQ Sulawesi Selatan.

Selain itu, Mayor (Purnawirawan) Mirwan Embas dan Dr. Aisha Arsyad turut menghadiri kegiatan tersebut.

Aisha Arsyad berkiprah sebagai wakil direktur di Pondok Pesantren Ahlus Shidqi war Rahmah (ASR) dan aktif dalam kegiatan dakwah serta sejumlah organisasi kemasyarakatan di Makassar.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring di kalangan pengusaha Muslim.

Program Menuju Muslim Millionaire tidak hanya berlangsung melalui pertemuan tatap muka, tetapi juga menyediakan pembelajaran daring yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.

Komunitas MM mengadakan kelas melalui Zoom setiap bulan serta membagikan artikel pembelajaran bisnis melalui grup WhatsApp.

Program ini terbuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bisnis dengan pendekatan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Masyarakat yang berminat mengikuti program pembelajaran Menuju Muslim Millionaire dapat memperoleh informasi pendaftaran melalui WhatsApp di nomor 0811-420-6666.

Melalui program tersebut, Muslimah Millionaire berupaya memperluas akses pembelajaran bisnis sekaligus mendorong lebih banyak pengusaha Muslim mengembangkan usaha secara berkelanjutan, menciptakan peluang ekonomi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Indonesia.


Tags: Diaz Adriani Imam Shamsi Ali Muslimah Millionaire

Baca juga