Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono (tengah), bersama EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn (kedua dari kanan); SVP Sustainability dan CSR BCA, Evi Jo (paling kanan); Executive Director The Habibie Center, Nadia Habibie (kedua dari kiri); dan Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Peningkatan Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM) dan Kompetensi Guru, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, MA PhD (paling kiri); berfoto bersama di acara Grand Final Tech Championship (TTC) 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Foto; Dok BCA

KAREBANUSA.COM, JAKARTA - Inovasi guru asal Sulawesi Utara berhasil mencuri perhatian dalam ajang Teacher Tech Championship (TTC) 2026 yang digelar PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA.

Tim SMAN 2 Bitung berhasil meraih juara pertama melalui karya bertajuk Saver-Kit setelah bersaing dengan lima tim finalis lainnya dalam babak final yang berlangsung di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Kompetisi pengembangan profesional guru SMA/MA ini secara khusus menyasar para pengajar di Pulau Sulawesi dengan mengangkat pemanfaatan teknologi untuk menciptakan inovasi pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa.

Tahun ini, TTC diikuti lebih dari 350 tim dari enam provinsi di Sulawesi, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah.

Setelah melalui seleksi daring, sebanyak 12 tim melaju ke semifinal dan mendapatkan pelatihan intensif atau bootcamp sebelum enam tim terbaik tampil pada babak final.

Selain SMAN 2 Bitung, lima tim finalis lainnya berasal dari MAN 2 Kota Makassar, SMAN 1 Kendari, MAN Pinrang, SMAN 1 Kabila, dan MAN 3 Kota Makassar.

Direktur BCA, Antonius Widodo, mengapresiasi kreativitas para guru yang menghadirkan gagasan inovatif untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Selamat kepada semua peserta, finalis, dan pemenang Teacher Tech Championship 2026. Kalian adalah juara dari Sulawesi, yang terbukti punya inovasi dan kreatifitas besar dalam membangun masa depan bangsa," kata Antonius. 

"Kami sangat mengapresiasi segala ide dari seluruh peserta Teacher Tech Championship 2026. BCA berharap seluruh inovasi guru-guru hebat asal Sulawesi berlanjut implementasinya di sekolah masing-masing, dan dapat mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan." 

"BCA berkomitmen mendukung upaya-upaya produktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Direktur BCA Antonius Widodo.

Berdasarkan hasil penilaian, berikut daftar lengkap pemenang Teacher Tech Championship 2026:

Juara pertama: SMAN 2 Bitung dengan karya Saver-Kit.

Juara kedua: SMAN 1 Kendari dengan karya Ajari AI.

Juara ketiga: MAN 3 Kota Makassar dengan karya Chemission Weblab.

Runner-up I: MAN 2 Kota Makassar dengan karya Kimora.

Runner-up II: SMAN 1 Kabila dengan karya Ti Senang.

Runner-up III: MAN Pinrang dengan karya Mathrack.

TTC 2026 merupakan bagian dari upaya BCA memperkuat kapasitas dan relevansi guru SMA/MA melalui penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Melalui kompetisi ini, para guru didorong mengembangkan inovasi berbasis koding dasar dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menghasilkan alat bantu ajar interaktif yang mendukung pendekatan Deep Learning, yakni pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu gagasan, tetapi juga sarana bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi profesional.

“Di Teacher Tech Championship, guru tidak hanya berkompetisi, tetapi berinvestasi pada peningkatan kompetensi," ucap Hera. 

"Kami berharap setiap inovasi yang lahir akan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi para siswa," tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Bakti BCA memberikan bantuan pendanaan karya, fasilitas akomodasi penuh, sertifikat, serta tabungan dana pendidikan kepada para pemenang.

Khusus bagi tiga tim pemenang utama, Bakti BCA juga memfasilitasi pendaftaran hak cipta resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) atas karya inovasi yang dihasilkan, sekaligus mendukung mereka untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Hera menegaskan, dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru merupakan bagian dari komitmen BCA dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pilar Bakti Pendidikan.

“Kami percaya, perubahan besar dalam pendidikan selalu dimulai dari para guru yang mau terus berkembang. Melalui pilar Bakti Pendidikan di bawah payung Bakti BCA, BCA berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia,” tutup Hera.

(*)


Tags: Bakti BCA BCA PT Bank Central Asia Tbk (BCA) SMAN 2 Bitung Teacher Tech Championship (TTC) TTC 2026

Baca juga