Pengurus DPD Partai Golkar Sulsel Dilantik, Komitmen Tambah Kursi di Pemilu 2029
KAREBANUSA.COM, Makassar - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2025-2030 yang diketuai Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di Four Points Makassar, Minggu (25/10/2026).
Sarmuji yang juga Menteri Perindustrian ini melantik pengurus DPD Golkar Sulsel mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia yang berhalangan hadir.
Sebelum melantik, Sarmuji mengajukan pertanyaan kepada pengurus yang nama-namanya ada dalam Surat Keputusan (SK).
"Apakah saudara dan saudari bersedia untuk berjuang mencapai kejayaan Golkar?" Yang dijawab dengan lantang para pengurus, "Bersedia."
Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka Partai Golkar kepada Ilham Arief Sirajuddin yang langsung dikibarkan di hadapan pengurus, senior, serta kader Golkar.
Sarmuji dalam arahannya menekankan pesan dari Ketua Umum (Bahlil) bahwa ada dua tugas pengurus sesuai dengan hasil Munas Golkar.
"Pertama adalah menaikkan jumlah kursi, baik tingkat dan tadi sudah diikrarkan bersama-sama oleh para pengurus oleh para ketua DPD kabupaten DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota," katanya.
Kedua yaitu mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai.
Untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, ucap Sarmuji, kader Golkar diminta untuk memahami dinamika dan pola kerja dari Presiden Prabowo Subianto.
"Pak presiden sebenarnya sedang menggeser paradigma pembangunan kita menuju orientasi pada kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sarmuji juga menyorot struktur pengurus DPD Partai Golkar Sulsel yang jumlahnya hamper 200 orang.
Menurutnya, jumlah itu tergolong sangat banyak.
"Dengan pengurus yang banyak ini, kami harapkan menjadi jembatan bagi partai untuk menjangkau kelompok sosial di Sulsel. Sehingga Partai Golkar bisa masuk ke mana saja," katanya.
"Partai Golkar adalah kumpulkan kelompok-kelompok fungsional, bisa menjangkau seluruh keanekaragaman di Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan seluruh pengurus dan kader Golkar Sulsel harus solid serta bergerak dalam satu komando mengikuti arahan kepemimpinan pusat. Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini mengilustrasikan itu dalam symbol Peci Recca.
Di mana Sarmuji dikenakan peci Recca khas Bugis Makassar sebagai simbol pemimpin. Sementara para pengurus mengenakan Passapu di kepala pengurus pria sebagai simbol pasukan yang siap bertempur.
IAS mengatakan bahwa Golkar Sulsel siap menghadapi agenda politik mendatang.
Agenda politik yang dimaksud adalah Pemilu 2029 mendatang.
Untuk meraih kejayaan di Pemilu 2029, IAS Bersama Golkar Sulsel menyiapkan tiga strategi Utama: konsolidasi, kolaborasi, dan target.
"Kita harus menuntaskan konsolidasi organisasi dan struktur kepengurusan Golkar di seluruh kabupaten/kota di Sulsel yang ditargetkan rampung pada Desember 2026 ini," kata IAS.
"Strategi kedua adalah memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen partai. Dan yang ketiga adalah menyusun target politik, bagaimana harapan penambahan kursi bisa kita wujudkan. Semua itu berproses dan akan diimplementasikan dalam sebuah program-program taktis," tutupnya.
Mantan Pejabat Pemerintahan dalam Struktur Pengurus
Sejumlah mantan pejabat pemerintahan daerah memperkuat struktur pengurus DPD Partai Golkar di bawah pimpinan Ilham Arief Sirajuddin.
Terpantau terdapat lima pengurus yang sebelumnya memiliki pengalaman sebagai pejabat pemerintahan daerah.
Mereka adalah Abd Rahman Bando, Tenri A Palallo, Sittiara, Farid Kasim Judas, dan Rahmat Masri Bandaso.
Abd Rahman Bando sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan serta Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Kini dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Maritim.
Tenri A Palallo merupakan mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Ia kini masuk dalam jajaran Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Publik.
Kemudian Sittiara dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan. Sebelumnya, ia pernah menjabat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Staf Ahli Wali Kota Makassar.
Lalu Farid Kasim Judas menempati posisi Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan. Ia merupakan mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo.
Masih dari Palopo, ada mantan Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso. RBM dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur dan Transportasi.
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP Partai Golkar, di antaranya Sekretaris Jenderal Sarmuji, Wakil Ketua Umum Meutya Hafid, serta Kamaruddin dan Maman Abdurrahman.
Hadir pula sejumlah menteri dari kader Golkar, Gubernur Sulsel, para kepala daerah, serta pimpinan partai politik di Sulsel.
(*)
Tags: Bahlil Lahadalia Ilham Arief Sirajuddin Muhammad Sarmuji Partai Golkar Pelantikan pengurus
Baca juga
- HUT ke-62, Parta Golkar Sulsel Gelar Pasar Murah Hingga Santuni Panti Asuhan
- Pelantikan Pengurus Golkar Sulsel Dimajukan Menjadi Pukul 12.30 Wita di Four Points Makassar
- Pelantikan Pengurus Golkar Sulsel Dirangkaikan Pesta Rakyat, Bakal Dihadiri Ketum Bahlil dan 4.000 Kader
- Dari Kedai Jagung, IAS dan Bupati Takalar Bahas Investasi hingga Produk Premium
- Golkar Sulsel Matangkan Juknis Musda hingga Program 'Ayo Bergolkar'
