Pada laga ini, pasukan Hong Myung-bo mampu menguasai pertandingan meski lawannya adalah wakil Eropa.
Sejak kecil, tahun 1980an, ia sudah memiliki timnas andalan yaitu Argentina.
Pertandingan tersebut diwarnai hujan tiga kartu merah, dua untuk pemai Afrika Selatan dan satu untuk Pemain Meksiko
Pada laga ini, untuk pertama kalinya Benjamin Sesko bermain sebagai starter, tidak lagi pengisi bangku cadangan.
Rombongan terakhir yang mendapat tiket ke babak knock out adalah Real Madrid, PSG, Atalanta, dan Galatasaray.