Produksi pada 1T23 masing-masing sekitar 4 persen dan 21 persen lebih tinggi dibandingkan dengan produksi pada 4T22 dan 1T22.
Proyek HPAL Blok Pomalaa akan mengolah bijih Nikel yang dipasok oleh PT Vale Indonesia dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP)
“Kinerja Tanur 1, Tanur 2, dan Tanur 3 berada di atas anggaran untuk tahun 2022," kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur PT Vale.
Secara total, tim Vale memiliki 32 pekerja perempuan.
Kerja sama ini untuk memproses bijih nikel PT Vale dari Blok Pomalaa di Kolaka, Sulawesi Tenggara.