Kasipenkum Kejati, Salahuddin sedang membagikan takjil di pintu masuk kampus UMI. Foto/ubay

KAREBANUSA.COM, Makassar - Kejaksaan Tinggi Sulsel berkolaborasi dengan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Muslim Indonesia (UMI)  menggelar buka puasa bersama dengan anak yatim.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin mengatakan bahwa kegiatan tersebut masuk dalam salah satu program jaksa goes to campus. 

"Kejati punya program Jaksa goes to campus yang mana bagian dari jaksa menyapa. Jadi antara jaksa masyarakat tidak ada jarak, tidak ada sekat.  Begitupun dengan mahasiswa,"ujar Salahuddin. 

Salahuddin menjelaskan alasannya menggandeng UMI adalah karena UMI mempunyai kegiatan buka puasa bersama setiap tahunya. 

"Di UMI kegiatan buka puasa bersama ini diadakan rutin setiap tahun. Kami melihat  peluang untuk kami berkolaborasi. Saling bahu membahu," imbuhnya. 

Ia menambahkan selain berbuka puasa dengan anak yatim, pihaknya juga membagikan takjil kepada para mahasiswa UMI yang tidak sempat berbuka di rumah. Takjil tersebut dibagikan di pintu masuk kampus sehingga mahasiswa yang hendak masuk maupun yang hendak pulang bisa mendapatkan takjil secara cuma-cuma. 

Sementara itu, Ketua Mapala UMI, Bahrun, menyambut baik kolaborasi antara Mapala UMI dan juga Kejati Sulsel. Ia berharap kedepannya Mapala UMI dan Kejati dapat kembali berkolaborasi.

"Terimakasih atas support dari Kejati Sulsel. Semoga tahun depan kita dapat berkolaborasi Kembali," pungkasnya. 

Dalam acara buka puasa yang diadakan di Sekretariat Mapala UMI tersebut, dihadiri 100 anak yatim yang berasal dari empat panti asuhan yang ada di kota Makassar.


Baca juga