Sejak Dibatasi, Aktivitas Media Sosial di Indonesia Turun Hingga 90 Persen
Ilustrasi Media sosialKAREBANUSA.COM, Jakarta - Sejumlah akses media sosial dibatasi oleh pemerintah menyusul bentrok yang terjadi 22 Mei. Alasan pemerintah membatasi akses ke sejumlah media sosial adalah guna menahan penyebaran hoax.
Akibat pembatasan tersebut pengguna internet sulit mengunggah maupun mengunduh foto atau gambar dari aplikasi WhatsApp, Facebook, dan Instagram.
Dilansir dari laman voaindonesia.com dalam periode 21-24 Mei, aktivitas online di Indonesia Turun hingga rata-rata 90 persen.
Dari data VOA tersebut aktivitas di Facebook di Indonesia turun 94,9 persen dan Instagram turun 91,9 persen.
Data tersebut diambil berdasarkan waktu di Washington, D.C. yang 11 jam lebih lambat dibandingkan Waktu Indonesia Barat.
Sementara itu Juru bicara Facebook Indonesia Ai Putri Dewanti mengatakan bahwa pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah, dan berkomitmen untuk tetap memberikan layanan bagi masyarakat.
Baca juga
- 178 Lapak di Mariso Ditertibkan, Berdiri di Lahan Fasilitas Umum Selama 53 Tahun, Pemilik Proaktif
- Bosowa Peduli Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Bone Sulawesi Selatan
- Peringati Hari Hipertensi Sedunia, GMTD Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat Astra Women Network 2026
- Bugis Waterpark Adventure Perpanjang Promo Funventure Rame-Rame hingga 24 Mei 2026

