Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, Mengaku Dulunya Seorang Gay
KAREBANUSA.COM, Makassar - Sejak pertama menjabat sebagai Presiden Filipina, Rodrigo Duterte sering mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.
Kali ini, Duterte dalam sebuah pidatonya mengakui, bahwa dulunya ia adalah seorang gay. Pidato tersebut diungkapkan dihadapan warga Filipina yang tinggal di Tokyo Jepang, pada Kamis, 30 Mei pekan lalu.
Ia mengaku telah 'menyembuhkan' diri dari homoseksualitas dengan bantuan 'wanita cantik'. Dia kemudian mengatakan bahwa dia membuat keputusan untuk "menjadi laki-laki lagi" setelah bertemu dengan mantan istrinya.
"Saya menjadi seorang pria lagi! Wanita-wanita cantik menyembuhkan saya," kata Rodrigo Duterte seperti dikutip dari CNN, Selasa (4/6/2019).
Duterte memiliki sejarah panjang mengenai LGBT. Dia sering menyebut homoseksualitas sebagai penghinaan, yang ia gunakan untuk menggambarkan pemberontak komunis, pastor Katolik, dan mantan duta besar Amerika Serikat untuk negaranya.
Namun Duterte juga sempat mengungkapkan pandangan lain, yang kemudian mendatangkan dukungan untuknya dari aktivis hak-hak gay Filipina. Meskipun di masa lalu menentang kelompok-kelompok penyuka sesama jenis, kini Duterte mendukung mereka.
Sekedar diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah berhenti mengklasifikasikan homoseksualitas sebagai gangguan mental hampir 30 tahun yang lalu.
Tags: Filipina Gay LGBT Rodrigo Duterte
Baca juga
- Tulus dan Jujur, PRT Filipina Diganjar Warisan Rp 14 Miliar dari Mantan Majikan di Hong Kong
- Wali Kota Makassar Buka Akses Romang Tangayya, Jalan Beton 1 Kilometer Ditarget Rampung Oktober
- Wakili Indonesia, Siswi SD Islam Athirah Boyong Tiga Medali di WMSC Filipina
- Sudah Ditinjau Wali Kota, Pemkot Makassar Akan Perbaiki Akses Jalan di Romang Tangayya tahun 2026
- Pixar Animation Buat Film Pendek Dengan Karakter Utama Gay
