KAREBANUSA.COM, Makassar - Fakultas Teknik Industri (FTI) UMI bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Dapur Qurban. 

Dekan FTI UMI, Dr Zakir Sabara, mengungkapkan nantinya Dapur Qurban akan mengolah daging qurban dan membagikan pada yang membutuhkan dalam bentuk masakan siap santap. 

Zakir menilai cara pembagian daging qurban seperti ini seharusnya sudah banyak di duplikasi.

"Tahun ini kami harap jumlah hewan kurban dari FTI UMI bertambah, semoga alumni juga bisa menyalurkan hewan kurbannya melalui FTI UMI," ujarnya. 

Ia menjabarkan bahwa dari jumlah sapi kurban dari FTI UMI, dua diantaranya dipotong di kampus. Daging kurban ini nantinya akan dimasak vetsmta relawan ACT dan kami ajak masyarakat kurang mampu di sekitar kampus, pihak keamanan, pegawai kebersihan untuk santap bersama.

Sementara utuk hewan qurban lainya, ACT yang akan mendistribusikan kepada yang membutuhkan. Bagian Program ACT Sulsel, Nur Ali Akbar, menjabarkan bahwa daging kurban yang dikumpulkan akan disebarkan ke masyarakat penerima manfaat, termasuk beberapa kampung muallaf di Sulsel.

"Salah satu target penerima manfaat adalah saudara kita di Nanggala, Toraja Utara. Di sana ada sekitar 26 KK muslim yang sudah sekitar 50 tahun tidak pernah merasakan daging kurban. Tahun lalu saat kami kali membagikan daging qurban, itu adalah pertama kalinya mereka makan daging qurban setelah 50 tahun. Mereka merasa terharu memakan daging qurban,"pungkasnya.


Baca juga