Dosen PNPU Serahkan Mesin Pemisah Kulit ke Petani Kacang Hijau
KAREBANUSA.COM, TAKALAR – Tim Pengabdian Kepada masyarakat Politeknik Negeri Ujung Pandang (PKM-PNUP) yang terdiri atas 3 orang dosen, 1 orang teknisi, dan dibantu 2 orang mahasiswa menyerahkan mesin pemisah kulit polong kacang hijau kepada petani kacang hijau di Desa Bontokanang Galesong Selatan Takalar, Selasa (15/10).
Penyerahan mesin tersebut merupakan program PKM yang mendapatkan pendanaan tahun 2019 dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti.
“Selama ini petani kacang hijau di Desa Bontokanang membutuhkan waktu yang lama dan beban kerja yang tinggi untuk memisahkan kulit kacang polong kacang hijau. Hal itu disebabkan karena mereka melakukan pemisahan secara tradisional dengan menginjak-injak atau memukul di dalam karung selanjutnya disaring dengan alat bantu sederhana untuk mengambil biji kacang hijaunya," ujar ketua tim Ir. Luther Sonda, M. T.
Oleh karena itu, kata dia, solusi yang ditawarkan tim pelaksana PKM PNUP untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra petani kacang hijau tersebut yakni dengan memperbaiki proses pemisahan kulit kacang polong kacang hijau menggunakan mesin sehingga proses pemisahan kulit polong kacang hijau dapat lebih efisien dan efektif.
Sebelum tim pelaksana PKM PNUP menyerahkan mesin berteknologi tepat guna tersebut, dua anggota tim lainnya yaitu Ir. Lewi, M.T. dan Nurhayati, S.Si., M.T. menjelaskan kepada para petani tahapan proses pembuatan dan prinsip kerja mesin. Selanjutnya tim PKM PNUP memperagakan mesin pemisah kulit polong kacang hijau berteknologi tepat guna yang digerakkan motor bensin 5,5 HP starter tarik yang praktis.
Mesin pemisah kulit polong kacang hijau yang diserahkan tim PKM PNUP berkapasitas produksi cukup tinggi yaitu sekitar 60 kg/jam dengan persentasi kualitas hasil pemisahan sebesar 90%. Dengan adanya mesin pemisah tersebut diharapkan akan memudahkan mitra petani kacang hijau memisahkan kulit polong kacang hijau Desa Bontokanang sehingga meringankan beban kerja, meningkatkan kapasitas produksi, dan meningkatkan kualitas proses pemisahan biji kacang hijau dari kulit polongnya.
Baca juga
- Ronaldo Belum Habis! CR7 Dikabarkan Perpanjang Kontrak di Al Nassr, Bisa Bermain hingga Usia 43 Tahun
- Pertamina Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi di Sulawesi, Pastikan Tepat Sasaran
- KPP Madya Makassar Berikan Penghargaan pada Universitas Hasanuddin atas Kontribusi Pajak Tahun 2025
- Penjualan Xiaomi, Honor, Hingga Apple Anjlok di China Saat Festival 618, Hanya Huawei yang Tumbuh
- Bocoran Terbaru dari iPhone 18 Pro Max: Pakai Baterei 5.391 mAh, Terbesar Sepanjang Sejarah
