Pentingnya Deteksi Kanker Sebelum Muncul Benjolan pada Payudara
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Kanker menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Di Indonesia 136 dari 100 ribu orang mengidap kanker. Di Sulsel dan Sulbar sendiri prevalensi mencapai 1,7 persen.
Banyaknya pasien kanker yang lambat diketahui. Contohnya pada kanker payudara, perempuan biasanya baru memeriksakan diri ke dokter setelah menemukan benjolan.
Spesialis onkologi RS Siloam dan RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Dr dr Tutik Harjianti SpPD KHOM FINASIM, mengatakan pentingnya memeriksan diri dengan cek kesehatan rutin untuk mengetahui ada atau tidaknya sel-sel kanker.
"Contohnya untuk Kanker payudara, kalau sudah ada benjolan itu artinya sudah terlambat. Dan kanker payudara tidak selalu ditandai dengan munculnya benjolan," ujarnya dalam Talkshow yang diselenggarakan PT Kalbe Farma, Minggu(23/2/2020).
“Mengobati kanker tidak mesti harus fokus pada terapi, tapi deteksi dini dan pencegahan kanker secara dini jauh lebih baik, untuk mematikan bibit kankernya,” imbuhnya.
Menurutnya deteksi dini ini bermanfaat untuk dilakukan preventif primer. Seperti yang dialami seorang survivor, Hartati Nganro (47).
Ibu tiga anak tersebut divonis menderita leukimia pada tahun 2011. Saat itu ia tak percaya dengan hasil pemeriksaan karena saat itu menjalani pola hidup sehat dan tidak ada tanda-tanda sakit sama sekali.
"Tentu saja saya sangat terkejut karena pada saat itu saya tidak merasakan sakit apapun. Tapi untungnya saya melakukan tes di lab saat itu sehingga penyakit ini bisa dideteksi sejak dini," ujarnya.
Usai divonis ia menjalani perawatan dan mengkonsumsi obat secara rutin. Hingga kini kondisi bibit gen kankernya di bawah 0,0032 yang berarti sudah mati. Meski demikian, ia tetap rutin minum obat karena bisa saja akan tumbuh kembali.
Customer Relations Manager PT Kalbe Farma Tbk, Happy Handayani, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap penyakit ini. Ia juga berharap agar masyarakat melakikan pemeriksaan dini dan mulai menjalani pola hidup sehat.
Baca juga
- Pertamina Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi di Sulawesi, Pastikan Tepat Sasaran
- KPP Madya Makassar Berikan Penghargaan pada Universitas Hasanuddin atas Kontribusi Pajak Tahun 2025
- Penjualan Xiaomi, Honor, Hingga Apple Anjlok di China Saat Festival 618, Hanya Huawei yang Tumbuh
- Bocoran Terbaru dari iPhone 18 Pro Max: Pakai Baterei 5.391 mAh, Terbesar Sepanjang Sejarah
- Sebulan Setelah Assesmen, Prodi Profesi Bidan Unismuh Makassar Raih Akreditasi Unggul
