KAREBANUSA.COM, Jakarta - Kapten Tim PSM Makassar, Wiljan Pluim, dipastikan masih absen pada laga ketiga penyisihan grup Piala AFC melawan Kaya FC. Hal ini menyusul sanksi yang didapat gelandang asal Belanda tersebut.

Sanksi ini didapat akibat sikap Pluim yang melakukan protes keras kepada wasit pada laga leg kedua play off Piala AFC melawan Lalenok United, beberapa waktu lalu.

Karena protes berlebihan, Pluim  diganjar kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan. Rupanya, kartu merah tidak cukup untuk Pluim, AFC pun memberikan sanksi larangan bermain sampai tiga laga.

Pluim Absen pada saat Juku Eja melawat ke markas Tampines Rovers (Singapura).

Ironisnya, sanksi tambahan yang diberikan Pluim ini dikeluarkan AFC sehari sebelum PSM menjamu Shan United atau Selasa (25/2/2020).

"Saat Match Coordination Meeting (MCM), ada namanya (Pluim) dalam list pemain yang sah dimainkan. Namanya tertera dalam list pemain yang diserahkan Match Commisioner," jelas MO PSM, Sulaiman Karim, Rabu (26/2/2020) malam. 

"Tapi tiba-tiba pas MCM mau selesai, ada surat masuk ke e-mail PSM menyatakan bahwa Pluim dijatuhi sanksi untuk pertandingan lawan Shan United," tambah Sule, sapaannya. 

Sule menambahkan, tim mengajukan protes karena surat sanksi dikirim hanya sehari sebelum pertandingan. Hal ini dianggap tidak normal untuk kompetisi level AFC.

"Sanksi Pluim berakhir setelah lawan Kaya FC," tuturnya.

Pada laga ketiga penyisihan grup Piala AFC 2020, PSM akan menjamu Kaya FC di Jakarta, 10 Maret mendatang.



Tags: PSM Makassar Wiljan Pluim

Baca juga