Patuhi Himbauan Social Distancing, BPJS KCU Makassar Optimalkan Telecollecting
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Imbauan untuk menjaga jarak antar satu sama lain atau social distancing dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah diterapkan BPJS Kesehatan agar tetap dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta JKN-KIS.
Selain masih membuka pelayanan administrasi terbatas di kantor cabang sesuai dengan ketentuan, BPJS Kesehatan Cabang Makassar juga tetap melakukan upaya perluasan peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha melalui telemarketing dan upaya mengumpulkan iuran melalui telecollecting, Kamis (02/04).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Greisthy E.L Borotoding menjelaskan bahwa social distancing bukan halangan untuk tidak memberikan layanan terbaik bagi peserta JKN-KIS apalagi di era digital seperti saat ini. Semua dapat jadi lebih mudah bila kita memanfaatkan teknologi dengan baik.
“Jika dulu sebelum social distancing, setiap Relation Officer (RO) wajib melakukan canvassing setiap hari alias turun ke perusahaan atau badan usaha secara langsung di seluruh wilayah kerja cabang Makassar, saat ini kita alihkan dulu kegiatan tersebut melalui telemarketing. Badan usaha yang ingin berkonsultasi terkait BPJS Kesehatan tetap dapat terlayani meskipun dilakukan baik melalui telepon, email, maupun media lainnya sehingga baik petugas BPJS Kesehatan maupun peserta dari segmen PPU BU terlindungi dan telah berpartisipasi mencegah penyebaran covid-19 melalui upaya social distancing,” jelas Greisthy.
Selain menjelaskan terkait kegiatan telemarketing yang dilakukan oleh RO, Greisthy juga menjelaskan terkait telecollecting yang semakin dioptimalkan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Makassar.
“Sebenarnya untuk telecollecting jauh sebelum social distancing, kegiatan tersebut sudah kami jalankan. Tidak hanya dibidang keuangan, telecollecting juga telah dilakukan oleh seluruh petugas BPJS Kesehatan di kantor cabang untuk membantu mengumpulkan iuran dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menunggak,” ungkap Greisthy.
Salah satu HRD dari perusahaan PT Surveyor Indonesia, Pravita, mengungkapkan bahwa kegiatan telemarketing yang tetap dilakukan oleh RO ditengah social distancingini sangat membantunya.
“Kebetulan hari ini ada yang perlu saya konfirmasi perihal aplikasi e-Dabu, sempat ragu sih karena rata-rata di Makassar semua kantor layanan publik sudah Work From Home (WFH). Tapi syukurlah ternyata BPJS Kesehatan Cabang Makassar tetap dapat memberikan pelayanan walaupun via telepon, good job BPJS Kesehatan," ujar Pravita.
Tags: BPJS Kesehatan
Baca juga
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Quick Wins, Perkuat Layanan JKN dan Hadirkan PANDAWA 24 Jam
- BPJS Kesehatan Tegaskan Bayi Baru Lahir Tetap Harus Didaftarkan, Bukan Otomatis Jadi Peserta JKN
- BPJS Kesehatan Hadirkan Posko di Pelabuhan Soekarno Hatta, Wawali Makassar: Mudik Lebih Aman
- 99 Persen Penduduknya Terdaftar Peserta JKN, Pemda Tana Toraja Raih UHC Award 2026 dari BPJS Kesehatan
- Viral Anak Yatim di Makassar Ditolak Berkali-Kali, Kini Ditangani RSUD Daya

